KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan kemudahan pelayanan publik. Salah satunya melalui pembangunan fasilitas drive thru di depan kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) Kukar yang ditargetkan dapat difungsikan pada akhir 2026.
Inovasi ini dihadirkan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya tenaga kesehatan, dokter, hingga pengelola klinik yang bertugas di wilayah kecamatan dan desa.
Melalui fasilitas tersebut, masyarakat nantinya dapat mengambil dan mencetak dokumen perizinan tanpa harus turun dari kendaraan.
Sekretaris DPMPTSP Kukar, Sri Ridayani, mengatakan pembangunan layanan drive thru merupakan salah satu upaya untuk membuat proses pengurusan perizinan lebih praktis dan efisien.
“Ini inovasi kami untuk mendekatkan pelayanan, khususnya bagi tenaga kesehatan. Mereka bisa mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan melalui aplikasi PlongSeng atau Pelayanan Online dengan Sistem Elektronik Berbasis Jaringan,” ujar Sri, Kamis (5/11/2026).
Ia menjelaskan, layanan tersebut telah terintegrasi dengan Dinas Kesehatan Kukar. Pemohon nantinya dapat masuk menggunakan akun masing-masing untuk mengakses dokumen yang diperlukan dalam proses pengurusan perizinan.
Setelah seluruh persyaratan dipenuhi dan dokumen selesai diproses, pemohon dapat melakukan pencetakan secara mandiri melalui fasilitas drive thru. Masyarakat juga tetap memiliki pilihan untuk datang langsung ke kantor pelayanan apabila membutuhkan layanan secara langsung.
Konsep pelayanan ini mengadopsi sistem drive thru perbankan. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mengantre atau turun dari kendaraan hanya untuk mengambil dokumen yang sudah selesai diproses.
DPMPTSP Kukar juga tengah merencanakan satu jalur layanan dengan dua titik pelayanan. Fasilitas tersebut akan mendukung proses pemindaian serta pencetakan dokumen agar alur pelayanan berjalan lebih tertata.
Selain fasilitas utama, pengaturan jalur masuk dan keluar kendaraan turut menjadi perhatian. Hal ini dilakukan agar aktivitas pelayanan tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar kantor MPP, termasuk akses menuju kawasan masjid.
“Pembangunan drive thru itu ditargetkan rampung pada akhir tahun ini,” ungkapnya.
Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Nia, masyarakat Kukar, menilai kehadiran layanan drive thru dapat memberikan kemudahan, terutama bagi masyarakat yang memiliki kesibukan dan tidak ingin menghabiskan banyak waktu untuk mengurus dokumen administrasi.
Menurutnya, konsep pelayanan tanpa harus turun dari kendaraan menjadi inovasi yang cukup membantu. Terlebih, jika dokumen yang diperlukan sudah selesai diproses secara daring, masyarakat hanya perlu datang untuk mengambil hasilnya.
“Saya menyambut baik adanya pelayanan drive thru ini. Menurut saya, pelayanan seperti ini lebih cepat dan mudah. Jadi, masyarakat tidak perlu repot turun dari kendaraan atau mengantre terlalu lama hanya untuk mengambil dokumen,” kata Nia.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas, bukan hanya tenaga kesehatan yang menjadi sasaran utama layanan.
Melalui inovasi ini, DPMPTSP Kukar berharap pelayanan perizinan semakin mudah dijangkau, proses administrasi lebih efisien, serta masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang cepat dan nyaman. Kehadiran drive thru juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kukar melalui pemanfaatan teknologi dan pengembangan fasilitas pelayanan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. (Adv/dil)










