Jangan Diabaikan, Ini Pentingnya Rutin Ganti Oli Mesin, Transmisi dan Gardan Mobil

Bengkel Naufal Tenggarong, Sabtu (3/10/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
Bengkel Naufal Tenggarong, Sabtu (3/10/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM : Perawatan oli menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan pemilik mobil untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal.

Tak hanya oli mesin, oli transmisi dan gardan juga perlu diganti secara berkala sesuai jarak tempuh kendaraan.

Read More
banner 300x250

Mekanik asal Tenggarong Naufal mengatakan, penggantian oli secara rutin merupakan bagian penting dari perawatan kendaraan.

Sebab, oli memiliki fungsi untuk melumasi komponen sehingga gesekan antarbagian mesin maupun sistem penggerak dapat diminimalkan.

“Untuk oli mesin, idealnya diganti setiap 5 ribu kilometer. Sedangkan oli transmisi dan oli gardan bisa dilakukan setiap 20 ribu kilometer,” kata Naufal pada Lingkarkaltim, di Bengkel Naufal Tenggarong, Sabtu (3/10/2026).

Menurutnya, oli mesin memiliki peran vital karena bekerja langsung pada berbagai komponen di dalam mesin. Seiring pemakaian kendaraan, kualitas oli dapat menurun akibat panas dan gesekan.

Jika dibiarkan terlalu lama, kemampuan oli dalam melindungi komponen mesin juga ikut berkurang.

“Kalau oli mesin sudah terlalu lama tidak diganti, pelumasan komponen tidak akan maksimal. Akibatnya, mesin bisa menjadi lebih berat dan dalam jangka panjang dapat mempengaruhi kondisi komponen di dalam mesin,” jelasnya.

Selain oli mesin, pemilik kendaraan juga tidak boleh mengabaikan oli transmisi. Oli tersebut berfungsi membantu melumasi serta menjaga kinerja komponen transmisi, agar perpindahan tenaga dapat berlangsung dengan baik.

Ia menyebutkan, penggantian oli transmisi yang dilakukan secara berkala juga dapat membantu menjaga respons kendaraan tetap nyaman.

Terlebih bagi kendaraan yang sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari dengan jarak tempuh cukup tinggi.

“Transmisi juga harus diperhatikan. Jangan hanya fokus mengganti oli mesin, sementara oli transmisi tidak pernah dicek. Karena komponen transmisi juga mengalami gesekan dan membutuhkan pelumasan,” ujarnya.

Hal serupa berlaku pada oli gardan, khususnya bagi kendaraan yang menggunakan sistem penggerak yang memiliki gardan. Oli gardan berfungsi melumasi komponen di dalam gardan sehingga gesekan dan panas dapat dikendalikan.

Ia menambahkan, pemilik kendaraan sebaiknya tidak hanya berpatokan pada jarak tempuh, tetapi juga memperhatikan kondisi dan penggunaan mobil.

Kendaraan yang sering digunakan untuk perjalanan jauh, membawa beban berat atau melewati kondisi jalan tertentu membutuhkan perhatian lebih terhadap sistem pelumasannya.

“Perawatan berkala lebih baik dilakukan sebelum muncul masalah. Jangan menunggu kendaraan terasa bermasalah baru melakukan penggantian oli,” ungkapnya.

Sementara itu warga Tenggarong Ari Wardana menyebutkan, pernah mendapatkan pengalaman pahit karena  tak mengontrol oli gardan. Akibatnya, terdengar suara gesekan pada gardan mobil, yang diduga telat pelumas.

“Harga gardan ini cukup mahal kalau diganti bisa mencapai Rp. 10 juta, itu yang bekas,” sebut Ari Wardana.

Untuk itu, pemilik kendaraan baik sepeda motor dan mobil bisa secara rutin mengontrol sistem pelumasannya. (riz)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *