KUKAR, LINGKARKALTIM : Sistem pengapian pada kendaraan mobil dan motor harus sering diperhatikan, karena sistem pengapian ini memiliki peran penting, untuk menggerakan suatu komponen atau menghidupkan mesin tersebut.
Salah seorang mekanik mobil di Tenggarong Maskur mengatakan, sistem pengapian ini terdiri dari baterai, delco, coil hingga busi. Jika salah satu komponen tersebut tak optimal, maka kerja mesin juga tak maksimal.
“Kita perlu mengetahui tanda-tanda kerusakan komponen sistem pengapian pada kendaraan,” kata Masku pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Kamis (20/8/2026).
Ia mengaku, kendaraan yang masuk bengkel dengan kendalan sistem pengapian tak stabil ini sering kali diduga dari busi. Tapi masih ada komponen penting yang jarang disadari oleh pemilik kendaraan ialah coil.
“Kerusakan pada coil ini jarang terlihat, karena pemilik kendaraan menganggap coil itu tahan lama atau bisa digunakan selamanya. Tapi kenyataannya coil juga memiliki ketahanan atau masa aus,” ucapnya.
Adapun gejala pada kerusakan coil ialah, kendaraan sulit untuk dihidupkan. Ketika mesin hidup, tapi tak bisa stabil atau sinjal.
“Bagi masyarakat yang mengalami gejala tersebut, bisa segera membawa kendaraannya ke bengkel terpecaya, untuk dapat dianalisa terhadap kerusakan kendaraannya,” ujarnya.
Sementara itu warga Tenggarong Rudi Anson menyebutkan, pernah mengalami gejala sulit hidup pada kendaraannya. Awalnya perkiraan kerusakan kendaraan tersebut pada busi mati, tapi setelah diganti busi kendaraannya masih sulit untuk hidup.
“Sehingga saya memanggil mekanik untuk datang ke rumah, agar bisa mengidentifikasi kerusakan komponen pada mobil yang dimiliki,” sebut Rudi Anson.
Usai diidentifikasi, kerusakan komponen pada mobil tersebut ialah coilnya tak berfungsi.
“Coil ini komponen penting, untuk menghantarkan strum ke mesin, untuk menjadi tenaga,” ungkapnya. (riz)










