KUKAR, LINGKARKALTIM: Ruang rapat di lantai tiga Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jalan Pahlawan No. 1, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, mendadak gempar pada Selasa (11/8/2026) pagi.
Kebakaran yang melanda area gedung tersebut ternyata bukan disebabkan oleh korsleting listrik, melainkan sengaja dibakar oleh salah seorang pegawainya sendiri.
Laporan insiden pertama kali diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar pada pukul 07.20 WITA dari petugas keamanan kantor.
Menanggapi situasi tersebut, Disdamkarmatan menggerakkan Pleton 1 dan Pleton 3 dengan pengerahan 4 unit mobil pemadam (branwir), 1 unit logistik, 1 unit pumper portabel, blower, serta 5 unit Alat Pelindung Diri (APD) pernapasan (breathing apparatus).
Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, mengonfirmasi titik api berada di lantai tiga. Petugas bersama polisi dan security setempat berkejaran dengan waktu hingga kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 09.20 WITA.
“Kerugian materiil belum bisa dipastikan karena masih dalam proses pendataan tim di lapangan,” jelas Fida.
Plt. Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, mengungkapkan pelaku merupakan tenaga kerja dari pihak ketiga yang bertugas harian sebagai operator Command Center.
Aksi nekat ini terpergok oleh seorang petugas kebersihan (office boy) yang melihat pelaku membawa galon air berisi sekitar setengah bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite ke dalam ruang rapat.
“Saksi dari office boy melihat langsung saat pelaku menyiramkan bensin di ruang rapat. Karena ketahuan lebih awal, penanganan dan pemadaman bisa dilakukan dengan cepat,” beber Solihin.
Uniknya, usai menyulut api, pelaku tidak melarikan diri jauh. Ia justru turun ke lantai bawah dan santai duduk di kantin kantor sementara rekan-rekannya panik memadamkan api. Pihak internal Diskominfo mengaku terkejut karena selama ini hubungan kerja pelaku tampak normal tanpa konflik terbuka.
Tak butuh waktu lama, Kepolisian Resor (Polres) Kukar langsung mengamankan terduga pelaku di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Kukar, Iptu Haryo Jipang Painolan, membenarkan jajarannya telah menahan seorang pria berinisial MFA yang berstatus operator Command Center.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mendapati bahwa aksi pembakaran ini sudah direncanakan pelaku sejak malam sebelumnya. MFA membeli bensin Pertalite senilai Rp30.000–Rp40.000 lalu memasukkannya ke dalam galon bekas.
“Motifnya karena sakit hati dan kesal. Pelalu mengaku sering difoto secara diam-diam oleh rekan-rekan kerjanya, kemudian foto tersebut dijadikan bahan olokan di kantor,” terang Iptu Haryo Jipang, Selasa (11/8/26).
Saat ini pelaku sudah mendekam di Polres Kukar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Dil)










