KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat koordinasi (Rakor) secara virtual, membahas persiapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada, khususnya terkait distribusi logistik dan mitigasi potensi hambatan di lapangan. Rapat berlangsung di eksekutif kantor Bupati Kukar, Selasa (15/4/2025).
Pertemuan dipimpin Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar, Rinda Desianti, serta dihadiri Ketua KPU Kukar Rudi Gunawan, Ketua Bawaslu Kukar Teguh Wibowo, dan perwakilan dari Dandim 0906 serta Polres Kukar. Rapat ini juga diikuti seluruh camat di Kukar secara virtual.
Rinda Desianti menjelaskan bahwa Rapat ini difokuskan pada langkah-langkah antisipatif pemerintah daerah dalam menjamin kelancaran proses distribusi logistik pemilu, meskipun pelaksanaan teknisnya tetap menjadi tanggung jawab Komisi Pemilihan Umum (KPU).“Pemerintah daerah turut bertanggung jawab untuk memastikan distribusi logistik berjalan lancar dan aman pada hari H”ucap Rinda Desianti.
Rinda Desianti juga menyampaikan bahwa curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir berpotensi menghambat akses ke lokasi-lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS), terutama di daerah-daerah hulu seperti Muara Wis, Muara Muntai, Kenohan, dan Muara Kaman.
“Kalau jalur darat riskan tergenang, kita sarankan distribusi logistik menggunakan jalur air di wilayah tertentu,” tambahnya.
Selain distribusi, rapat ini juga membahas pentingnya meningkatkan partisipasi pemilih dalam PSU mendatang. Pemerintah berharap tingkat partisipasi bisa menyamai Pilkada sebelumnya yang mencapai sekitar 70 persen.
“Saya tidak muluk-muluk, setidaknya bisa menyamai partisipasi Pilkada lalu. Kami juga akan mengedarkan surat edaran kepada perusahaan agar memberi izin kepada karyawan untuk menggunakan hak pilihnya,” ujar Rinda Desianti
Mengenai partisipasi karyawan, pemerintah tengah menyiapkan surat edaran kepada perusahaan, baik di Kukar maupun daerah sekitar seperti Samarinda dan Balikpapan, agar memberikan izin bagi pekerja untuk menyalurkan hak pilihnya pada hari Sabtu, yang telah ditetapkan sebagai hari libur nasional untuk Pemilihan Suara Ulang (PSU).
Terkait jadwal distribusi logistik, dipastikan bahwa logistik akan tiba di kecamatan mulai besok, Jumat ke desa/kelurahan, dan H-1 sudah harus berada di masing-masing TPS.
Rapat kordinasi ini menjadi langkah strategis dalam memastikan pelaksanaan PSU berjalan dengan aman, tertib, dan partisipatif, meski hanya digelar di sebagian wilayah, tidak serentak seperti Pilkada sebelumnya.(adv/*niz)










