KUKAR, LINGKARKALTIM: Hujan deras yang mengguyur kawasan Jalur 2 Tenggarong-Samarinda KM 8 memicu genangan banjir yang cukup menyulitkan pengguna jalan. Menanggapi situasi tersebut, tim pemadam kebakaran (Damkar) bersama relawan langsung bergerak cepat melakukan penanganan di RT 05, Desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Selasa (9/6/2026).
Aksi tanggap darurat ini berlangsung selama hampir lima jam, dimulai dari pukul 10.18 WITA hingga situasi benar-benar kondusif pada pukul 15.12 WITA.
Koordinator Lapangan (Korlab) Damkar Matan Kukar, Nordiansyah, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari warga mengenai adanya banjir, regu piket langsung mempersiapkan peralatan dan meluncur ke lokasi kejadian.
“Penyebab banjir dikarenakan hujan deras yang cukup lama sehingga pembuangan air tidak bisa menampung ,” ujar Nordiansyah, Selasa (9/6/2026).
Banjir sendiri diperkirakam setinggi sepaha orang dewasa, derasnya arus air dan menjaga keselamatan warga, Damkar Matan Kukar menerjunkan 9 personel.
Selain personel, sejumlah peralatan penyelamatan pun ikut dikerahkan ke lapangan. Di antaranya adalah unit mobil pemadam Besaong dan Sherlock, rubber boat (perahu karet), pipa polietilena, hingga life jacket (jaket pelampung).
Penanganan banjir ini tidak dilakukan sendirian. Damkar Kukar dibantu oleh kekuatan penuh dari berbagai unsur elemen masyarakat dan aparat, mulai dari Linmas Kecamatan, Redkar Manunggal Jaya, Redkar Takata Etam, Redkar Teluk Dalam, Redkar Loa Lepu, Satlantas (Polantas) Polres Kukar, hingga Linmas Desa Bukit Raya.
Guna mempercepat jalannya air yang menggenangi jalan utama, petugas terpaksa melakukan pembongkaran pada sebagian trotoar agar air bisa mengalir lebih lancar ke saluran pembuangan. Bersamaan dengan itu, petugas juga sibuk mengatur lalu lintas yang sempat tersendat.
“Kami melakukan penanganan dengan cara membongkar trotoar (untuk jalur air) serta mengatur lalu lintas. Setelah air dipastikan surut, anggota piket langsung kembali siaga ke pos sektor,” tambah Nordiansyah.
Di akhir penanganan, Nordiansyah juga memberikan imbauan kepada para pengendara yang kerap melintasi jalur tersebut untuk selalu waspada, terutama saat cuaca buruk melanda.
“Kami mengimbau warga agar tetap berhati-hati saat melintas, karena arus air tadi lumayan deras dan kondisi jalan menjadi sangat licin,” pungkasnya. (Dil)










