KUKAR, Lingkarkaltim : Upaya meningkatkan budaya literasi ditengah masyarakat, Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kukar memiliki program pengembangan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM).
Adapun tujuan dari program tersebut ialah, membina dan mengembangkan perpustakaan sebagai sarana belajar. Membangun budaya literasi. Mengembangkan program pengembangan dan pembinaan perpustakaan.
Kemudian, menyusun strategi pengembangan perpustakaan. Menyusun arah kebijakan perpustakaan. Memberikan potret pengembangan dan pelaksanaan pembinaan perpustakaan dan lainnya.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Perpustakaan Diarpus Kukar Nur Azizah mengatakan, program IPLM ialah untuk mengukur dan mengembangkan literasi masyarakat. Program ini dilakukan melalui berbagai kegiatan perpustakaan dan pembinaan masyarakat.
“Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat ( IPLM) bukan hanya angka, tapi juga merupakan indikator keberhasilan pelaksanaan program Perpusnas,” kata Nur Azizah pada Lingkarkaltim, Selasa (15/4/2025).
Sementara aspek yang diukur dalam IPLM ialah, pemerataan layanan perpustakaan, ketercukupan koleksi dan tenaga perpustakaan, tingkat kunjungan masyarakat, perpustakaan yang dibina sesuai dengan SNP, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan sosialisasi dan lainnya.
“Program ini telah berjalan dengan baik, menurut data persentase literasi masyarakat terus alami peningkatan. Tapi kita juga melakukan pendataan terhadap aspek program ini, untuk sebagai bahan evaluasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, pentingnya inovasi layanan perpustakaan agar lebih beradaptasi terhadap perkembangan teknologi. Penggunaan teknologi ini telah diterapkan oleh Diarpus Kukar yaitu, perpustakaan digital.
“Kita perlu memastikan literasi digital juga menjadi bagian dari pengembangan indeks ini,” tambahnya.
Menurutnya, meningkatkan budaya literasi bukan hanya tugas dari pemerintah daerah saja, Namun perlu ada kesadaran dan inovasi dari para pemuda. Sementara Kukar ini merupakan salah satu Kabupaten/Kota yang memiliki Perpustakaan terbanyak.
“Kami berharap, peran masyarakat khususnya pemuda bisa bersatu padu dalam membangun budaya literasi serta gemar membaca di Kabupaten Kutai Kartanegara” harapnya. (adv/*den)










