Dispar Kukar Dorong Pariwisata Berdampak Terhadap Ekonomi Masyarakat

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad. (M. As'ari/Lingkarkaltim)
Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad. (M. As'ari/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kukar mendorong pengembangan pariwisata agar tidak berhenti pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi turut menciptakan perputaran ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Penguatan promosi destinasi, kuliner, ekonomi kreatif, hingga layanan pendukung pariwisata menjadi bagian dari upaya tersebut.

Read More
banner 300x250

Kepala Bidang Pemasaran, Awang Ivan Ahmad mengatakan aktivitas pariwisata memiliki keterkaitan erat dengan berbagai kegiatan ekonomi masyarakat.

Ketika wisatawan datang, kebutuhan mereka selama perjalanan dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal.

“Harapan kami aktivitas pariwisata ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat,” kata dia, Senin (21/9/2026).

Ia mengatakan, wisatawan yang berkunjung tidak hanya membutuhkan destinasi untuk dikunjungi.

Mereka juga membutuhkan makanan, minuman, transportasi, jasa, hingga berbagai produk yang dapat menjadi bagian dari perjalanan wisata.

“Ketika wisatawan datang, tentu ada aktivitas ekonomi yang ikut bergerak. Mereka makan, berkunjung ke tempat wisata dan menggunakan berbagai layanan yang tersedia,” sebut Ivan.

Karena itu, Dispar Kukar berupaya memberikan referensi perjalanan yang lebih lengkap kepada wisatawan.

Promosi tidak hanya mengenalkan objek wisata, tetapi juga menghubungkannya dengan pilihan kuliner dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami mencoba memberikan referensi yang lebih lengkap kepada wisatawan, mulai dari objek wisata sampai kuliner yang bisa mereka kunjungi,” jelasnya.

Ivan menilai bahwa semakin banyak pilihan yang diketahui wisatawan, semakin besar pula peluang mereka melakukan aktivitas selama berada di Kukar.

Perjalanan wisata yang tidak hanya terpusat pada satu destinasi dapat membuka kesempatan bagi lebih banyak pelaku usaha untuk memperoleh manfaat.

“Harapannya masyarakat tetap ingin berwisata sebagai pilihan hiburan mereka,” tutur dia.

Untuk memperluas jangkauan informasi, Dispar Kukar memanfaatkan berbagai saluran promosi.

Ia menerangkan, media sosial menjadi salah satu sarana yang digunakan untuk mengenalkan destinasi dan aktivitas wisata kepada calon pengunjung.

Selain promosi melalui kanal digital, pihaknya juga menggandeng kreator konten serta memanfaatkan kegiatan pemasaran lainnya.

“Kami sudah maksimal melaksanakan promosi supaya wisatawan di Kaltim maupun daerah sekitarnya bisa berkunjung ke Kukar,” kata Ivan.

Sementara itu, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin memandang pariwisata memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu sektor yang menopang perekonomian daerah.

Hal tersebut sejalan dengan target Dispar Kukar yang tidak hanya mengejar peningkatan angka kunjungan, tetapi mendorong agar aktivitas wisata memiliki hubungan langsung dengan kegiatan ekonomi masyarakat.

Karena itu, pengembangan pariwisata Kukar membutuhkan keterlibatan bersama antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, kreator konten, hingga wisatawan itu sendiri.

Pemerintah berperan membuka akses promosi dan memperkenalkan potensi daerah, sementara masyarakat dan pelaku usaha menjadi bagian penting dalam menyediakan produk serta layanan yang dibutuhkan wisatawan.

Ia yakin bahwa dengan pola tersebut, aktivitas pariwisata akan mampu tumbuh sebagai ekosistem ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Kukar.

“Sangat optimis, pariwisata itu penopang ekonomi paling besar nanti pada akhirnya,” tutup Rendi. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *