KUKAR, LINGKARKALTIM: Api yang muncul dari ruang tengah sebuah rumah memicu kebakaran di RT 005, Desa Tukung Ritan, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (27/10/2026) malam. Dalam kejadian tersebut, dua rumah warga hangus terbakar, satu rumah terdampak, dan dua unit sepeda motor ikut dilalap api.
Kapolsek Tabang, IPTU Yohan Lihu menjelaskan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.30 WITA itu mengakibatkan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp235 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Dari keterangan warga, api pertama kali terlihat di bagian ruang tengah rumah milik Dimingan (45). Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merambat ke rumah milik Umbu Wan (68) yang berada di sebelahnya,” ujarnya Rabu (28/10/2026).
Api yang terus membesar turut berdampak pada bangunan rumah milik Jos Jit (50). Kondisi tersebut membuat warga sekitar bergerak cepat untuk melakukan pemadaman agar kobaran api tidak semakin meluas.
Warga menggunakan tiga unit mesin alkon untuk menyemprotkan air ke titik kebakaran. Upaya pemadaman juga dibantu tim Emergency Rescue Team (ERT) PT Bayan yang mengerahkan satu unit kendaraan pemadam kebakaran.
“Setelah hampir satu jam dilakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.36 WITA,” jelasnya.
Namun, kebakaran telanjur menghanguskan dua rumah milik Dimingan dan Umbu Wan. Sementara itu, rumah milik Jos Jit mengalami dampak kebakaran. Dua unit sepeda motor juga ikut terbakar.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi masih mendalami faktor yang menyebabkan api muncul dan kemudian merambat ke bangunan di sekitarnya,” sebutnya.
Besarnya kerugian dalam peristiwa ini menjadi perhatian tersendiri bagi warga. Total kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai Rp235 juta, sedangkan penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal.
Ia mengingatkan pentingnya memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta memperhatikan berbagai sumber api yang berpotensi memicu kebakaran.
“Respons cepat masyarakat dan petugas sangat diperlukan untuk membantu mencegah api meluas dan meminimalkan kerugian akibat kebakaran,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam upaya pemadaman menjadi salah satu faktor penting untuk membantu mengendalikan kobaran api sebelum menjalar ke bangunan lain. (Ahk)










