Kukar Target PAD Pariwisata Rp1,1 Miliar

Plt. Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan. (M. As'ari/Lingkar Kaltim)
Plt. Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan. (M. As'ari/Lingkar Kaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Destinasi wisata pantai menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk menghabiskan waktu libur di Kabupaten Kukar.

Di tengah kondisi ekonomi yang membuat masyarakat semakin selektif mengatur pengeluaran, kunjungan ke sejumlah destinasi wisata pantai justru menunjukkan tren peningkatan.

Read More
banner 300x250

Plt. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan wisata pantai menjadi penyumbang jumlah kunjungan wisatawan terbesar dibandingkan sejumlah jenis destinasi lainnya di daerah tersebut.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan perubahan pola masyarakat dalam memilih tempat rekreasi.

Ketika kemampuan belanja masyarakat menjadi lebih terbatas, destinasi yang dekat dari tempat tinggal dan tidak membutuhkan biaya besar justru semakin diminati.

“Anehnya, di tengah kondisi keuangan seperti sekarang ini, justru kunjungan wisata meningkat. Mungkin karena masyarakat lebih memilih berwisata ke tempat yang dekat, murah, tetapi tetap memberikan unsur rekreasi,” ucap Awang Agus, Rabu (12/8/2026).

Fenomena tersebut membuat wisata pantai tidak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga turut menopang aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.

Ia mengungkapkan, peningkatan kunjungan wisatawan juga tercermin dari pendapatan asli daerah (PAD) yang diterima dari sejumlah destinasi yang dikelola Pemkab Kukar melalui Dispar.

Untuk 2026, Dispar Kukar mendapat target PAD sebesar Rp1,1 miliar. Hingga memasuki Agustus, realisasi pendapatan telah mendekati bahkan menembus angka Rp1 miliar.

“Memasuki bulan Agustus, realisasinya sudah mencapai sekitar Rp1.009.823.000,” ungkap Awang Agus.

Pendapatan tersebut berasal dari lima destinasi yang dikelola langsung oleh Dispar Kukar, yakni Pantai Tanah Merah, Tugu Ekuator, Pulau Kumala, Planetarium Jagad Raya dan Waduk Panji Sukarame.

Sebelumnya, hingga Juli realisasi pendapatan telah berada di kisaran Rp998 juta dari target Rp1,1 miliar.

Dengan capaian tersebut, Dispar Kukar optimistis target PAD tahun ini dapat terlampaui.

Bahkan, pemerintah daerah menilai masih terdapat ruang untuk meningkatkan target PAD sektor pariwisata pada tahun berikutnya.

“Kalau targetnya ditingkatkan menjadi Rp1,5 miliar pada tahun depan, kami juga masih optimistis bisa mencapainya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Pesona Pengempang, Mansyur, mengatakan sejumlah pantai di Muara Badak memang memiliki tingkat kunjungan yang cukup tinggi, terutama pada akhir pekan.

Di salah satu destinasi seperti
Pantai Panrita Lopi saja, mereka bahkan menerima sekitar 500 hingga 700 kunjungan dalam sepekan.

“Belum yang lain-lain,” sebut dia.

Ia mengungkapkan, kawasan Pengempang sendiri memiliki potensi pantai yang cukup besar.

Terdapat sejumlah destinasi pantai yang tersebar di kawasan tersebut, baik di wilayah pulau maupun daratan.

“Di pulau itu sendiri sekitar sembilan pantai yang ada, kemudian di daratnya sekitar enam, jadi kurang lebih 15 pantai keseluruhannya di sini,” pungkasnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *