Panen Kacang Panjang di Lapas Tenggarong: Cara Warga Binaan Buktikan Diri Lewat Ketahanan Pangan

Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman (dua dari kiri), memanen kacang panjang bersama Kalapas Kelas IIA Tenggarong, Sabtu (25/7/2026). (Doc. Humas Lapas Kelas IIA Tenggarong)
Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman (dua dari kiri), memanen kacang panjang bersama Kalapas Kelas IIA Tenggarong, Sabtu (25/7/2026). (Doc. Humas Lapas Kelas IIA Tenggarong)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM:  Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Pastarung milik Lapas Kelas IIA Tenggarong mendadak ramai pada Sabtu (25/7/2026). Para warga binaan bersama jajaran petugas memanen kacang panjang segar hasil olah tangan mereka sendiri.

Kegiatan panen ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, beserta Kalapas Kelas IIA Tenggarong dan jajarannya.

Read More
banner 300x250

Bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), panen ini bukan sekadar urusan memetik sayur. Ini adalah bukti nyata dari program pembinaan kemandirian yang mereka jalani.

Sejak awal, mereka dilibatkan langsung dalam mengolah tanah, menanam, merawat, hingga akhirnya siap panen. Harapannya, ilmu dan keterampilan bercocok tanam ini bisa jadi bekal berharga saat mereka bebas kelak.

Kakanwil Ditjenpas Kaltim, Endang Lintang Hardiman, mengapresiasi kebun produktif yang dikembangkan Lapas Tenggarong. Menurutnya, hasil panen ini memperlihatkan sisi lain dari tempat pemasyarakatan: bukan cuma soal pembentukan karakter, tapi juga wadah mencetak pribadi yang terampil dan produktif.

Di sisi lain, pihak Lapas Kelas IIA Tenggarong berkomitmen untuk tidak berhenti di kacang panjang saja. SAE Pastarung bakal terus difungsikan secara berkelanjutan dengan menanam bermacam komoditas pertanian lainnya.

Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi Lapas dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Acara panen ditutup dengan peninjauan area kebun lainnya. Sambil berkeliling, Kakanwil dan Kalapas menyempatkan diri mengobrol santai dengan para warga binaan serta petugas pembina seputar proses tanam dan tips meningkatkan hasil panen berikutnya.

Lewat program pembinaan berbasis praktik langsung seperti ini, Lapas Kelas IIA Tenggarong berharap para warga binaan bisa siap kembali ke masyarakat dengan rasa percaya diri, keterampilan baru, dan semangat untuk berkontribusi secara positif. (Dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *