Lapas Tenggarong Buka Layanan Kunjungan Keluarga Warga Binaan Khusus Idulfitri

Para warga binaan saat dikunjungi oleh keluarga mereka. (Lapas Tenggarong)
Para warga binaan saat dikunjungi oleh keluarga mereka. (Lapas Tenggarong)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tenggarong mulai membuka pendaftaran layanan kunjungan bagi masyarakat dan keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam menyambut Idulfitri.

Layanan tersebut menjadi momentum bagi warga binaan untuk bersilaturahmi dengan keluarga pada momen Lebaran.

Read More
banner 300x250

Kepala Lapas Tenggarong, Suparman mengatakan mekanisme kunjungan lebaran tahun ini pada dasarnya masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni dilaksanakan selama empat hari dengan pembagian beberapa sesi kunjungan setiap harinya.

“Pada tahun ini kami juga menerapkan pendaftaran secara online seperti tahun sebelumnya dan per hari ini telah resmi kami buka sampai hari pelaksanaan kunjungan,” terang dia, Rabu (11/3/2026).

Ia menerangkan, skema pendaftaran daring diterapkan untuk mempermudah masyarakat serta mengatur jumlah pengunjung agar layanan tetap berjalan tertib dan nyaman.

Dalam pelaksanaannya, pihak Lapas juga menerapkan sistem kuota pada setiap sesi kunjungan.

Setiap sesi hanya diperuntukkan bagi 50 orang WBP dengan jumlah pengunjung maksimal lima orang untuk setiap warga binaan yang dikunjungi.

Pembatasan itu dilakukan sebagai langkah pengendalian jumlah pengunjung mengingat kondisi hunian lapas yang cukup padat, sekaligus untuk menjaga aspek keamanan selama berlangsungnya layanan kunjungan.

“Penerapan kuota ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dalam layanan sekaligus mempertimbangkan aspek keamanan di Lapas Tenggarong,” jelas Suparman.

Untuk memastikan pelaksanaan kunjungan berjalan aman dan tertib, pihak lapas juga akan berkoordinasi dengan aparat keamanan dari TNI dan Polres Kukar guna membantu pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, lanjut dia, Lapas Tenggarong juga telah menyiapkan satuan tugas khusus layanan kunjungan yang dibagi ke dalam empat tim guna mengatur alur pengunjung, pemeriksaan keamanan, serta pelayanan kepada keluarga warga binaan.

Dalam skema layanan tahun ini, pihak lapas juga tidak melayani penitipan barang maupun makanan dari pengunjung untuk warga binaan.

Kebijakan itu pun diterapkan untuk mempermudah pengawasan serta menghindari potensi penyelundupan barang terlarang.

Sebagai alternatif, pihak lapas telah menyediakan fasilitas belanja di dalam lingkungan lapas yang dikelola oleh koperasi.

Melalui fasilitas ini, pengunjung dapat membeli berbagai kebutuhan seperti makanan instan, minuman ringan, hingga perlengkapan mandi bagi warga binaan.

“Demi kemudahan dan kelancaran layanan, kami tidak melayani penitipan barang bawaan maupun makanan. Namun kami telah menyiapkan fasilitas belanja seperti makanan instan, perlengkapan mandi dan minuman ringan yang dikelola oleh koperasi Lapas,” bebernya.

Suparman berharap skema layanan kunjungan Lebaran yang telah disiapkan tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga warga binaan yang ingin bersilaturahmi pada momen Idulfitri.

“Kami berharap masyarakat atau keluarga WBP dapat mematuhi ketentuan layanan yang telah ditetapkan serta mengupdate informasi terkait layanan kunjungan melalui akun resmi media sosial Lapas Tenggarong maupun nomor telepon layanan yang tersedia,” pungkas dia. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *