KUKAR, LINGKARKALTIM: Kebakaran lahan seluas 1 hektare melanda kawasan Rebaq Rinding Dalam RT 5, Desa Rebaq Rinding, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Rabu (26/8/2026) malam.
Kepala Pos Sektor Damkarmatan Muara Muntai, Alif Irawan, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran pertama kali masuk pada pukul 19.30 WITA. Mendapati informasi tersebut, tim pemadam bergerak cepat meluncur ke lokasi kejadian sepuluh menit kemudian.
“Personil langsung menuju lokasi menggunakan unit Komodo. Begitu sampai di TKP, tim bergerak melakukan penyemprotan langsung serta pembasahan di sekitar titik api agar kebakaran tidak makin meluas,” ujar Alif, Kamis (27/8/2026).
Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam dan melibatkan empat personil Damkarmatan, dua anggota Polsek Muara Muntai, satu anggota Koramil, serta empat warga setempat.
Petugas mengerahkan armada mobil Komodo, sepeda motor, mesin portabel Tohatsu, hingga sejumlah selang dan peralatan pendukung. Api akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 21.30 WITA.
Terkait dugaan unsur kesengajaan dalam peristiwa ini, Alif menyebutkan indikasi tersebut berawal dari temuan di lapangan yang mengarah pada aktivitas pembersihan lahan dengan cara dibakar.
Namun, pihak kepolisian memilih bersikap hati-hati dan terukur. Kapolsek Muara Muntai, IPTU Jaelani, menegaskan bahwa dugaan tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan (lidik) untuk memastikan ada atau tidaknya tindak pidana.
“Prosesnya masih kita lidik. Kalau memang ada cukup bukti dan memenuhi unsur pidananya, tentu akan kita naikkan statusnya dan proses secara hukum,” kata IPTU Jaelani, Kamis (27/8/2026).
Jaelani menambahkan, asumsi awal mengenai faktor kesengajaan masih perlu didalami dengan bukti autentik dan saksi mata di lapangan.
“Informasi awal dari Damkar ini kan masih berdasarkan keterangan ‘katanya-katanya’. Belum ada saksi yang melihat langsung siapa pelakunya. Makanya kami akan cek kembali TKP dan mengumpulkan informasi serta saksi kunci. Kalau benar ada pelakunya, pasti kita proses hukum,” tegas Jaelani.
Saat ini situasi di lokasi kejadian sudah dipastikan aman dan terkendali, sementara Kepolisian Sektor Muara Muntai terus mengumpulkan petunjuk untuk membongkar penyebab pasti kebakaran tersebut. (Dil)










