Usaha Perikanan, Pemuda Loa Kulu Raup Omset Rp25 Juta Tiap Bulan  

Keramba salah satu warga di Kecamatan  Loa Kulu, Kamis (27/8/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
Keramba salah satu warga di Kecamatan  Loa Kulu, Kamis (27/8/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM : Pemuda asal Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara mampu meraup omset sekitar Rp. 25 juta tiap bulan, dari sektor perikanan.

Muhammad Nasruddin namanya. Ia menggeluti usaha disektor perikanan dengan penuh ketekunan dan kerja keras.

Read More
banner 300x250

“Biaya operasional terbesar yaitu dari pakan, dalam 1000 ekor ikan dari bibit hingga panen selama 4 bulan membutuhkan pakan 10 karung,” kata Nasruddin pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Kamis (27/8/2026).

Ia mengaku, awal menjalankan usaha ini sejak dari lulus SMA pada 2022 lalu, dengan populasi sekitar 10.000 ekor ikan nila.

“Populasi 10.000 ribu dimasukan secara bertahap 1 bulan sekali sebanyak 2.000 ekor,” akunya.

Hasil panen ikan ini telah ada yang menampung untuk dibeli, sehingga ini menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

“Kalau pelihara tak ada yang mengambil hasil panennya percuma saja, sehingga kita harus mencari penampungan untuk panennya terlebih dahulu,” ucapnya.

Harga panen ikan nila saat ini hanya Rp. 27 ribu per Kilogram. Kalau dikalkulasi dengan biaya operasional, maka keuntungan yang diperoleh sangat sedikit atau menipis.

Sementara secara terpisah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar Muslik menjelaskan, pemerintah daerah terus mendukung sektor perikanan. Ini merupakan bagian dari ketahanan pangan.

“Dukungan yang diberikan ialah berupa bantuan bibit, keramba, pakan dan lainnya,” jelas Muslik.

Dirinya berharap, sektor perikanan di Kukar makin maju dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera. (riz)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *