KUKAR, LINGKARKALTIM: Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri melantik delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, diiringi empat administrator, dan satu pengawas.
Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri mengatakan pejabat yang baru dilantik memiliki tanggung jawab untuk segera memahami arah kebijakan pemerintah daerah dan menerjemahkannya dalam program kerja di masing-masing perangkat daerah.
Ia menilai, pelantikan bukan sekadar pergantian posisi jabatan, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi agar mampu menjalankan agenda pembangunan daerah secara lebih optimal.
“Harapannya, teman-teman bisa cepat menyesuaikan diri dengan Kukar Idaman Terbaik yang merupakan visi besar kita,” ujar dia, Jumat (21/8/2026).
Ia menegaskan, 17 Program Dedikasi Kukar Idaman telah didistribusikan ke seluruh OPD.
“Tiidak terkecuali perangkat daerah yang kita lantik pejabatnya pada hari ini,” kata Aulia.
Berdasarkan daftar pelantikan yang disampaikan, terdapat sejumlah pejabat yang mendapatkan amanah baru pada level pimpinan tinggi pratama.
Di antaranya, Ananias sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar, M. Aidil sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Muhammad Rifani sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) serta Dendy Irwan Fahrizah sebagai Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans).
Selanjutnya, Muhammad Reza dipercaya sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM), Syafliansyah sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Rendra Abadi sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Syarifah Vanessa Filna sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Selain pejabat pimpinan tinggi pratama, pelantikan juga mencakup pejabat administrator dan pengawas.
Untuk jabatan administrator, Burhanuddin dilantik sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), sementara Ratna Yulianti Atma menjadi Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Kemudian Ismail dipercaya sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Muhammad Syamsu Rizal sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, dan Syahid Sayyid Fathullah sebagai Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Sementara Ariadi mendapat jabatan sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Disdukcapil).
Salah satu pejabat yang dilantik, Rendra Abadi, yang kini dipercaya memimpin BKPSDM Kukar, mengatakan pesan utama yang diberikan Bupati adalah menjaga integritas dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Ia mengatakan, tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Kondisi tersebut, kata dia, tidak boleh menjadi alasan bagi aparatur untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Rendra menilai, efisiensi justru harus mendorong aparatur untuk semakin kreatif dalam menjalankan tugas.
Setiap perangkat daerah dituntut mampu mengoptimalkan sumber daya yang tersedia agar pelayanan publik tetap berjalan.
“Di era efisiensi ini jangan menyerah dengan keadaan, tetapi bagaimana kita tetap berusaha untuk bisa memaksimalkan diri melayani masyarakat,” pungkas dia. (ASR)










