KUKAR, LINGKARKALTIM: Keberadaan Rumah Produksi Bersama (RPB) pakan ternak di desa Loleng, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, disambut baik sejumlah pihak, termasuk DPRD Kukar.
Menurut Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, keberadaan pabrik tersebut sangat prospek dan dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Pasalnya, di zona hulu ini terdapat potensi perikanan. Sehingga pabrik itu dapat memenuhi kebutuhan kelompok perikanan.
“Dengan adanya pabrik ini dapat memudahkan kelompok perikanan, untuk mendapakatkan pakan dan dapat menekan biaya operasional,” kata Ahmad Yani pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Jum’at (31/7/2026).
Keberadaan pabrik ini diharapkan menjadi solusi bagi peternak dan kelompok perikanan. Melalui teknologi modern pabrik ini mampu memangkas 20-30 persen.
“Untuk bahan baku pakan ternak dinilai melimpah bisa dicari di sekitar Kota Bangun. Kami sangat mendukung keberadaan pabrik tersebut,” ucapnya.
Ia menyebutkan, sebelumnya lokasi tersebut digunakan menjadi pasar tradisional. Namun pasar itu tak berjalan, sehingga dimanfaatkan oleh kelompok masyarakat sebagai rumah produksi pakan.
“Untuk itu harus ada alih fungsi aset, agar memberikan manfaat bagi masyarakat setempat,” sebutnya.
Dalam hal ini, pihaknya akan memperjuangkan aspirasi atau yang menjadi kebutuhan kelompok masyarakat, untuk pengembangan rumah produksi pakan ternak. (Kik)










