Belasan Peserta Kukar Ikuti Pelatihan Wasit Juri Madya Lisensi C oleh Federasi Akuatik Indonesia Kaltim

Pembukaan Pelatihan Wasit Juri Madya Lisensi C oleh Federasi Akuatik Indonesia Kaltim, Rabu, (22/7/26). (M. As'ari/Lingkarkaltim)
Pembukaan Pelatihan Wasit Juri Madya Lisensi C oleh Federasi Akuatik Indonesia Kaltim, Rabu, (22/7/26). (M. As'ari/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Sebanyak 17 peserta asal Kukar mengikuti Pelatihan Wasit Juri Madya Lisensi C yang diselenggarakan Federasi Akuatik Indonesia Kaltim.

Pelatihan itu menghadirkan dua narasumber berlisensi International Technical Official (ITO), yakni Wakil Kabid Pendidikan, Pelatihan dan Sertifikasi Renang PB Akuatik Indonesia, Tri Tunggal Setiawan, serta Koordinator Wasit Juri Pengurus Provinsi Akuatik Indonesia Kaltim, Eddy Suyono.

Read More
banner 300x250

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni menilai peningkatan kualitas SDM menjadi faktor yang tidak kalah penting dibanding pembinaan atlet.

Prestasi olahraga, kata dia, tidak hanya ditentukan kemampuan atlet, tetapi juga ditunjang oleh kualitas pelatih, wasit, dan juri yang memahami perkembangan aturan pertandingan.

“Ini merupakan hal yang kita tunggu-tunggu dalam rangka peningkatan sumber daya manusia olahraga,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).

Dia menilai, pembinaan prestasi dan peningkatan kualitas SDM merupakan dua aspek yang tidak dapat dipisahkan.

Tanpa adanya wasit dan juri yang memahami regulasi terbaru, pembinaan atlet juga tidak akan berjalan maksimal.

Menurutnya, peserta pelatihan memiliki peran penting untuk menjadi penyambung informasi mengenai perubahan aturan kepada para atlet maupun pelatih di daerah.

“Kalau atlet bisa berhasil tentunya harus memahami semua regulasi dan aturan yang baru. Yang memahami aturan terbaru itu adalah bapak dan ibu yang hari ini mengikuti pelatihan wasit dan juri,” kata Aji Ali.

Ia pun memuji Pengurus Kabupaten Akuatik Indonesia Kukar yang selama ini konsisten melakukan pembinaan atlet sekaligus mendukung peningkatan sarana dan prasarana olahraga, termasuk pengembangan fasilitas kolam renang di Tenggarong.

Aji Ali berharap seluruh peserta mampu menyerap materi secara maksimal dan menyebarluaskan ilmu yang diperoleh kepada seluruh klub renang di Kukar.

Menurutnya, pemahaman terhadap aturan terbaru sangat penting agar atlet tidak mengalami pelanggaran atau bahkan didiskualifikasi saat mengikuti kejuaraan.

“Atlet-atlet kita harus memahami aturan terbaru agar saat bertanding tidak melakukan pelanggaran,” jelas dia.

Aji Ali menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM olahraga akan terus menjadi salah satu program prioritas Dispora Kukar.

Selama beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah secara rutin memfasilitasi berbagai pelatihan berlisensi nasional bagi insan olahraga, mulai dari pelatih fisik, sport massage, hingga pelatihan teknis di berbagai cabang olahraga.

Pada tahun ini, Dispora Kukar bahkan telah menyiapkan empat program pelatihan teknis yang akan diselenggarakan secara bertahap.

“Saat ini masih menginventarisasi kebutuhan masing-masing cabang olahraga melalui KONI Kutai Kartanegara,” tutupnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *