KUKAR, LINGKARKALTIM: Kontingen Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan persiapan atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.
Menurutnya, sebagian atlet bahkan telah menjalani testing secara mandiri untuk mengukur kemampuan sekaligus memastikan kesiapan menghadapi kompetisi.
“Alhamdulillah teman-teman semua sudah melaksanakan persiapan. Bahkan ada yang sudah melaksanakan testing mandiri dengan pembiayaan sendiri,” ujar Aji Ali Husni Selasa (8/9/2026).
Persiapan tersebut tidak hanya dilakukan di Tenggarong. Sejumlah atlet juga memanfaatkan venue yang berada di beberapa kecamatan, salah satunya Kecamatan Anggana.
Ali menyebut proses pembinaan dan persiapan atlet telah dilakukan sejak jauh hari. Hasil Babak Kualifikasi (BK) Porprov menjadi salah satu dasar bagi setiap cabor dalam menentukan atlet dan menyusun program latihan menuju Porprov.
Namun, di tengah kesiapan tersebut, masih ada persoalan yang belum menemui titik final, yakni kepastian lima cabor yang akan dipertandingkan.
Dari 59 cabor yang direncanakan masuk dalam Porprov Kaltim 2026, sebanyak 54 cabor telah mengerucut. Sementara lima cabor lainnya masih dibahas oleh KONI Provinsi Kaltim bersama pihak penyelenggara.
“Yang masih didiskusikan tinggal lima cabor dari total 59 yang direncanakan. Jadi sampai saat ini kami masih menunggu kepastian,” katanya.
Menurut Ali, KONI Provinsi Kaltim masih berupaya mempertahankan agar kelima cabor tersebut tetap dapat dipertandingkan. Salah satu langkah yang tengah dibicarakan ialah mencari dukungan dari pihak eksternal.
Dukungan tersebut dapat berasal dari perusahaan maupun pelaku usaha yang memiliki kepedulian terhadap pelaksanaan olahraga di Kaltim.
“Informasinya, KONI provinsi tetap berupaya agar lima cabor ini tetap dilaksanakan, salah satunya dengan mencari dukungan dari perusahaan atau pengusaha,” jelasnya.
Sementara itu, Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kukar memastikan persiapan atlet bulu tangkis terus berjalan.
Ketua PBSI Kukar, M Aidil, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 16 atlet untuk memperkuat Kukar, terdiri atas delapan atlet putra dan delapan atlet putri.
PBSI Kukar bahkan menargetkan tiga medali emas dari cabang olahraga bulu tangkis.
“Insyaallah atlet untuk Porprov sudah kami siapkan. Tinggal menyelesaikan administrasi karena ada beberapa atlet yang saat ini menjalani latihan di luar daerah untuk meningkatkan prestasinya,” kata Aidil.
Ia menjelaskan para atlet tersebut merupakan bagian dari hasil pembinaan yang telah dilakukan sejak kepengurusan sebelumnya. Sejumlah atlet juga menjalani pemusatan latihan di luar daerah secara mandiri maupun melalui fasilitasi klub.
Meski demikian, Aidil mengakui terdapat sejumlah kendala dalam proses persiapan. Miskomunikasi pada kepengurusan sebelumnya sempat membuat beberapa atlet memilih berpindah domisili dan membela kabupaten atau kota lain di Porprov.
Kondisi tersebut tidak menyurutkan PBSI Kukar untuk mengejar target. Dengan komposisi atlet yang tersedia dan persiapan yang terus berjalan, PBSI Kukar berharap dapat membawa pulang prestasi terbaik dari Porprov Kaltim 2026.(ahk)










