Diskop UKM Kukar Optimis Kopdes Merah Putih Berhasil

Plt. Kepala Diskop UKM Kukar Muhammad Reza. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Plt. Kepala Diskop UKM Kukar Muhammad Reza. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kutai Kartanegara (Kukar) optimistis program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mampu berkembang dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa maupun kelurahan.

Plt. Kepala Diskop UKM Kukar, Muhammad Reza mengatakan bahwa keyakinan pemerintah menjadi modal awal untuk mendorong keberhasilan program yang kini telah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan di Kukar.

Read More
banner 300x250

“Kita pemerintah harus optimis. Kita pemerintah optimis bahwa gerai koperasi KDKMP ini berhasil harus, yakinlah. Karena dimulai dari itu dulu. Kalau pemerintah sudah harus meyakinkan itu, harapannya kita turun ke bawah, pemerintah desa, kelurahan juga harus yakin ini kegiatan akan bisa berjalan dengan baik,” kata dia, Kamis (2/7/2026).

Saat ini, seluruh desa dan kelurahan di Kukar telah memiliki kelembagaan Koperasi Merah Putih.

Dari total 193 desa dan 44 kelurahan, proses pembangunan gerai koperasi juga terus berjalan.

Hingga saat ini terdapat 30 lebih gerai yang pembangunannya telah mencapai 100 persen.

“Nah itu tersebar di 20 kecamatan,” ungkap Reza.

Meski sebagian besar gerai belum beroperasi penuh, sejumlah koperasi telah lebih dulu menjalankan kegiatan usaha.

Dia menyebut kondisi tersebut sebagai indikator positif karena menunjukkan inisiatif pengurus dan anggota koperasi dalam mengembangkan usaha tanpa menunggu fasilitas gerai selesai dibangun.

Usaha yang telah dijalankan beragam, mulai dari pengelolaan minyak jelantah, usaha perjalanan atau travel), hingga penjualan sembako.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa semangat berkoperasi telah tumbuh di masyarakat.

“Jadi ini contoh koperasi yang bagus. Tanpa menunggu gerainya berjalan, mereka sudah gerak semua. Itu artinya apa? Pengurus dan anggotanya kuat. Modalnya pasti dari mereka,” sebutnya.

Reza menilai, keberadaan gerai nantinya akan semakin memperkuat aktivitas usaha koperasi karena pemerintah telah menyediakan fasilitas yang selama ini menjadi kendala bagi banyak koperasi konvensional, yakni kantor dan tempat usaha yang representatif.

“Dulu kan kekurangan koperasi itu adalah di mana bikin kantor koperasi. Paling kantor koperasi kalau konvensional, di rumah ketua koperasi. Sekarang pemerintah sudah memfasilitasi itu. Diintervensi sama pemerintah, difasilitasi,” ujar dia.

Di sisi lain, pemerintah pusat juga terus memperkuat program Koperasi Merah Putih melalui sejumlah instruksi presiden yang mengatur percepatan pembentukan kelembagaan, pembangunan gerai, hingga operasionalisasi koperasi.

Diskop UKM Kukar pun berharap gerai-gerai yang saat ini sudah terbangun dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan peluncuran tahap kedua yang direncanakan berlangsung pada 16 Agustus mendatang.

“Insya Allah 16 Agustus ini, Kalimantan Timur, khususnya Kutai Kartanegara, insya Allah ada gerai yang akan terlibat dalam kegiatan launching-nya. Karena launching-nya itu bukan cuma gerainya yang berdiri 100%, juga ada di dalamnya isinya sudah, etalasenya. Itu nanti mudah-mudahan di 16 Agustus kita sangat berharap ada di Kutai Kartanegara yang juga bisa ikut launching,” pungkas Reza. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *