Pemadaman Listrik di Kukar: Mahasiswa Unikarta Layangkan 4 Tuntutan ke PLN

Puluhan mahasiswa dari BEM Unikarta dan HMI menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor PLN ULP Tenggarong, Kutai Kartanegara, Selasa (18/8/2026). (Dilla/lingkarkaltim)
Puluhan mahasiswa dari BEM Unikarta dan HMI menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor PLN ULP Tenggarong, Kutai Kartanegara, Selasa (18/8/2026). (Dilla/lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM : Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor PLN ULP Tenggarong, Selasa (18/8/2026).

Aksi ini dipicu oleh kekecewaan atas seringnya terjadi pemadaman listrik bergilir yang melanda wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Read More
banner 300x250

Kordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Zulkarnain, menegaskan bahwa fenomena pemadaman ini sangat ironis. Pasalnya, Kukar dikenal sebagai daerah lumbung batu bara yang menjadi pemasok utama pakan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

“Di momen hari kemerdekaan ini, haruskah masyarakat masih merasakan ketidakadilan? Kukar ini daerah penopang penghasil batu bara, tapi kok kerap merasakan pemadaman bergilir. Sebelum kapal tongkang bermuatan batu bara itu pergi meninggalkan Kukar, pastikan dulu daerah ini teraliri listrik dengan baik,” tegas Zulkarnain.

Aksi demonstrasi ini didasari oleh banyaknya keluhan yang masuk melalui posko pengaduan BEM Unikarta.

Salah satu pihak yang paling terdampak dan mengalami kerugian materiil akibat byar-pet ini adalah para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa membawa empat poin tuntutan utama, yakni, meminta keterbukaan dan klarifikasi resmi terkait pemadaman listrik di wilayah Kukar.  Mengevaluasi keterlambatan penyampaian informasi jadwal pemadaman listrik.  Menuntut kompensasi atas kerugian yang dialami masyarakat dan pelaku usaha.
dan meminta komitmen tegas dari pihak PLN agar masalah serupa tidak terus berulang.

Usai berorasi, perwakilan mahasiswa kemudian diterima pihak manajemen untuk berdialog. Zulkarnain memastikan, pihaknya akan terus mengawal janji-janji yang disampaikan PLN dalam pertemuan tersebut.

“Kami akan terus melakukan pemantauan atas komitmen yang disampaikan. Kami berharap ini bukan sekadar retorika penenang massa aksi, tetapi benar-benar direalisasikan di lapangan,” tandasnya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Manager Umum PLN ULP Tenggarong, Hasmon Kareang, menyambut baik kedatangan para mahasiswa dan mengapresiasi aspirasi yang disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keandalan sistem kelistrikan di Kukar.

“PLN menerima kedatangan rekan-rekan mahasiswa dari BEM Unikarta dan HMI sebagai bagian dari komunikasi dan ruang dialog bersama. Kami telah menyampaikan penjelasan mengenai kondisi kelistrikan serta langkah-langkah penanganan yang sedang berjalan,” ujar Hasmon.

PLN terus berupaya memperkuat sistem melalui pemeliharaan preventif dan prediktif pada instalasi listrik untuk meminimalisasi potensi gangguan mendadak. Mengenai keterlambatan informasi, pihaknya berjanji akan memperbaiki pola komunikasi ke publik.

“Kami terus berupaya meningkatkan penyampaian informasi secara transparan sedini mungkin, sepanjang kondisi memungkinkan, sehingga masyarakat bisa melakukan persiapan terlebih dahulu. PLN akan terus membuka ruang komunikasi dan siap melakukan perbaikan pelayanan,” pungkasnya.(dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *