Sekda Apresiasi Antusias Anak-Anak Kukar

Sekda Kukar Sungguno. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Sekda Sunggono mengapresiasi antusias anak-anak Kukar dalam menyambut peringatan Hari Anak Nasional 2025.

Ia menyebut bahwa peringatan Hari Anak Nasional yang berlangsung di lingkungan pendidikan khusus seperti SLB, memberikan makna lebih mendalam.

Read More
banner 300x250

“Kita patut bersyukur hari ini bisa merayakan Hari Anak Indonesia di tempat yang luar biasa ini, SLB Negeri Tenggarong,” ucap dia pada Sabtu (15/11/2025).

Ia menilai antusiasme anak-anak dalam kegiatan tersebut sebagai gambaran bahwa ruang aman dan inklusif untuk tumbuh kembang anak di Kukar semakin menguat.

Dia secara khusus menyoroti pengukuhan Forum Anak Kutai Kartanegara (FAKAR), yang menurutnya memperlihatkan karakter positif anak-anak ceria, komunikatif, dan mampu berkolaborasi.

“Saya merasa berbangga menyaksikan pengukuhan FAKAR. Improvisasinya bagus, mereka ceria, mampu bekerja sama, dan yang paling membuat saya senang, mereka bisa lepas dari gadget,” ungkap Sunggono.

Dia menilai momen tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak Kukar mampu menunjukkan jati diri mereka tanpa ketergantungan pada teknologi, yang selama ini menjadi tantangan besar dalam perkembangan sosial anak.

“Kita bersyukur anak-anak ini memikirkan teman-temannya melalui Forum Anak. Ini luar biasa,” katanya

Sunggono berharap FAKAR dapat mengambil peran aktif dalam mengawal isu-isu yang berkaitan dengan hak anak dan memberi masukan kepada pemerintah daerah.

“Sebagaimana disampaikan Pak Bupati, anak-anak ini diharapkan bisa mewarnai tumbuh kembang Kutai Kartanegara, khususnya perhatian pada dunia anak,” jelas dia.

Menurutnya, keberadaan FAKAR bukan hanya sebagai wadah aspirasi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak.

“Pak Bupati berharap mereka bisa memberikan masukan, dorongan, dan informasi kepada pemerintah tentang bagaimana anak-anak Kukar bisa dibina,” katanya.

Sunggono menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan peran aktif Forum Anak untuk ikut menyukseskan program prioritas, salah satunya zona bebas kerja anak, yang menjadi komitmen Kukar dalam melindungi anak dari eksploitasi dan kekerasan.

“Anak-anak ini menjadi bagian penting dalam menyukseskan zona bebas kerja anak. Dengan suara mereka, pemerintah bisa mendapatkan perspektif yang lebih utuh,” tutup dia. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *