KUKAR, LINGKARKALTIM: Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kutai Kartanegara (Kukar), memiliki pembelajaran mendalami karakter pada siswa dengan memperkuat kegiatan murojaah. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam meningkatkan hafalan ayat-ayat Al Quran.
MIN 1 Kukar merupakan Madrasah Ibtidaiyah dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), yang terletak di Jalan AM. Salehuddin, Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara.
Kepala MIN 1 Kukar, Iwan Hartono, mengatakan bahwa dalam penguatan pembentukan karakter melalui murojaah dilakukan dengan menargetkan setiap siswa dapat menghafalkan minimal surah-surah dalam Juz 30.
“Kami menargetkan anak murid dalam penghafalan surah pada Juz 30, dan menjadi syarat dalam kelulusan,” ujarnya saat di temui, Rabu (04/11/2026).
Selain memperkuat pendidikan karakter, MIN 1 Kukar juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan belajar siswa dengan kemampuan pemahaman yang beragam. Iwan mengatakan, berdasarkan edaran dari Kementerian Agama, MIN 1 Kukar diizinkan menjadi sekolah inklusi, namun hal tersebut masih menjadi pro dan kontra. Meski demikian pihak Madrasah berupaya memberikan pendampingan agar seluruh peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang sesuai dengan kebutuhannya.
Iwan mengungkapkan, pelaksanaan pendidikan inklusi masih menghadapi kendala, terutama ketika terdapat siswa yang membutuhkan penanganan khusus tetapi belum memiliki keterangan atau asesmen pendukung dari tenaga profesional, seperti psikolog.
“Kebetulan kami menjadi sekolah inklusi, tetapi kami terkendala dengan anak murid yang tidak ada keterangan legal, contohnya dari Psikolog. Tetap kami bedakan untuk anak murid yang daya tangkapnya kurang, kami fasilitasi guru pendamping untuk pendalaman materi ke mereka yang tertinggal,” ujarnya.
Pihaknya terus berupaya untuk membuat siswa yang perlu penanganan khusus tersebut bisa setara dengan siswa lainnya.
Dirinya berharap MIN 1 Kukar, bisa lebih unggul dari sekolah lain mulai dari siswa hingga sarana dan prasarana penunjang pembelajaran.
“Saya berharap, anak murid bisa menjadi lulusan terbaik dan dukungan dari Kementerian Agama dapat terus berkembang sehingga madrasah mampu memberikan pelayanan pendidikan yang semakin baik bagi seluruh peserta didik,” pungkasnya.
Melalui penguatan kegiatan murojaah dan pendampingan pembelajaran, MIN 1 Kukar berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, disiplin, serta mampu mengembangkan potensi diri sesuai dengan kemampuan masing-masing. (ahk/*far)










