Keterbatasan Bukan Penghalang, Atlet Disabilitas Kukar Bidik Prestasi di Peparprov 2026

Atlet disabilitas Kukar, Rabu (4/11/2026) (Ahmad/Lingkarkaltim)
Atlet disabilitas Kukar, Rabu (4/11/2026) (Ahmad/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Semangat atlet disabilitas di Kukar dalam mengikuti ajang Peparprov Kaltim 2026 sangat tinggi.

Dengan keterbatasan fisik, bukan menjadi penghalang bagi atlet disabilitas untuk mengukir prestasi dan mengharumkan nama daerah Kutai Kartanegara.

Read More
banner 300x250

Salah seorang atlet disabilitas cabor Panahan Kukar, Alifudin mengatakan, aktivitas olahraga ini menjadikan hobi sekaligus mengukir prestasi ditengah keterbatasan fisik.

“Kita ingin membuktikan, dengan keterbatasan ini bukan berarti kita tak mampu megukir prestasi seperti masyarakat pada umumnya,” kata Alifudin pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Rabu (4/11/2026).

Ia mengaku, selama ini prestasi yang diperoleh dari cabor Panahan yaitu medali emas dan perak pada ajang Porprov Kaltim pada 2022 lalu, di Berau.

“Kita mengikuti event atlet normal, waktu itu saya lolos administrasi mengikuti ajang tersebut. Hal ini menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas mampu meraih prestasi olahraga,” akunya.

Untuk itu, ia juga berpesan kepada seluruh generasi muda untuk terus semangat terlebih dibidang olahraga.

Sementara itu Sekretaris National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kukar, Amad Suwandi menjelaskan, ada sekitar 150 orang kontingen penyandang disabilitas akan mengikuti ajang Peparprov Kaltim 2026, di Paser.

“Seluruh atlet telah mempersiapkan dengan matang, dalam mengikuti ajang tersebut,” jelas Amad Suwandi.

Ia menegaskan, persiapan yang dilakukan meliputi latihan secara mandiri sejak 3 bulan terakhir.

“Tantangan terberat saat ini ialah latihan mandiri. Sehingga proses latihan tak bisa dipusatkan serta kurangnya pengawasan,” tegasnya.

Meskipun latihan secara mandiri, pihaknya optimis, para atlet disabilitas ini mampu memperoleh medali pada ajang tersebut.

“Penyandang disabilitas yang mengikuti ajang tersebut meliputi, Tunadaksa, Tunanetra, Tunagraita,” ucapnya.

Adapun cabor yang diikuti para atlet disabilitas tersebut diantaranya, bulu tangkis, tenis meja, bocia, panahan, angkat berat, nembak dan catur.

“Kami berharap, mereka bisa lebih berkonsentrasi dalam latihan untuk menyiapkan pertandingan tersebut. Serta bisa menjaga kesehatan tubuhnya,” pungkasnya. (Ahk)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *