SAMARINDA, LINGKARKALTIM: Pemkot Samarinda mengambil langkah siaga untuk mengawal keselamatan dan kesehatan 1.400 anggota kontingen yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Kabupaten Paser. Langkah antisipasi ini disiapkan menyusul potensi ancaman kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di area pertandingan.
Pemberangkatan kontingen sendiri telah dimulai secara bertahap, diawali oleh cabor sepatu roda yang langsung melakoni pertandingan di Paser.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Muslimin, menjelaskan Pemkot Samarinda melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiagakan armada medis mandiri untuk mendampingi para atlet selama berada di lokasi kejuaraan.
“Kita berharap di Paser tidak ada kebakaran lahan yang rutin. Tapi kita tetap waspada, tim kita didampingi dua dokter dan enam perawat yang berangkat menggunakan mobil ambulans Dinkes Kota Samarinda,” jelas Muslimin.
Selain tim medis dan armada kesehatan, Pemkot Samarinda juga menerjunkan personel pengamanan serta tim pendamping khusus di setiap cabor. Kehadiran tim pendukung ini diharapkan mampu menjaga kondisi fisik dan mental atlet agar tetap prima saat bertanding.
“Tim kesehatan dan keamanan ikut berangkat bersama tim pendamping cabor. Kita pastikan atlet mendapat pengawalan maksimal dari keberangkatan hingga masa pertandingan selesai,” pungkasnya. (dev)










