BERAU, LINGKARKALTIM: Ambisi Kabupaten Berau untuk merebut gelar juara umum Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) IV Kalimantan Timur 2026 memang belum terwujud. Namun, hasil yang dibawa pulang dari Kota Balikpapan menjadi bukti bahwa kontingen Berau mampu bersaing di papan atas dan patut diperhitungkan pada ajang olahraga wartawan tingkat provinsi tersebut.
Berau sukses mengakhiri kompetisi dengan menempati posisi kedua klasemen akhir perolehan medali. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 10 medali berhasil dikumpulkan, masing-masing lima medali emas, dua perak, dan tiga perunggu. Capaian itu sekaligus menempatkan Berau sebagai pesaing terdekat Samarinda yang berhasil keluar sebagai juara umum. Kontingen Samarinda mengumpulkan delapan medali emas, tujuh perak, dan sembilan perunggu.
Sementara itu, posisi ketiga ditempati Kabupaten Kutai Kartanegara dengan raihan tiga emas, tiga perak, dan satu perunggu.
Hasil tersebut menjadi catatan positif bagi kontingen Berau. Di tengah persaingan ketat antarkabupaten dan kota, mereka mampu menunjukkan performa yang kompetitif hingga berhasil mengamankan posisi runner-up.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Berau, Yudi Perdana, mengaku cukup puas dengan pencapaian yang diraih para atletnya. Meskipun target awal untuk membawa pulang gelar juara umum belum berhasil diwujudkan, hasil tersebut tetap menjadi kebanggaan bagi seluruh kontingen.
Menurut Yudhi, perjuangan para atlet yang telah bertanding di berbagai cabang olahraga patut mendapatkan apresiasi. Mereka telah berusaha memberikan hasil terbaik demi membawa nama Kabupaten Berau di ajang Porwada IV Kaltim.
“Meski target juara umum belum tercapai, kami cukup puas dengan hasil ini. Ini merupakan hasil terbaik yang berhasil kami raih,” ungkapnya.
Ia menilai, ketatnya persaingan menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi seluruh kontingen selama pertandingan berlangsung. Setiap daerah datang dengan persiapan dan kekuatan masing-masing sehingga perebutan medali tidak berlangsung mudah. Kendati demikian, keberhasilan mengamankan lima medali emas menunjukkan bahwa Berau memiliki potensi besar untuk terus meningkatkan prestasinya.
Capaian tersebut juga menjadi modal penting untuk membangun kekuatan yang lebih matang pada penyelenggaraan berikutnya.
Porwada IV Kaltim 2026 sendiri resmi berakhir setelah prosesi penutupan yang digelar di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Balikpapan, Kamis (5/11/2026) malam.
Berakhirnya kompetisi tahun ini sekaligus menandai dimulainya persiapan menuju Porwada 2027. Kabupaten Kutai Kartanegara dijadwalkan menjadi tuan rumah penyelenggaraan berikutnya.
Bagi Berau, Porwada mendatang menjadi kesempatan untuk memperbaiki hasil sekaligus menuntaskan ambisi yang belum tercapai tahun ini. Posisi kedua yang berhasil diraih tentu menjadi modal kepercayaan diri, tetapi juga menjadi bahan evaluasi agar persiapan ke depan dapat dilakukan lebih maksimal.
Yudhi pun memastikan bahwa pihaknya memiliki keinginan untuk kembali membawa kontingen Berau dengan persiapan yang lebih baik. Target yang dipasang pada Porwada berikutnya tidak berubah, yakni merebut gelar juara umum.
“Tahun depan, Insyaallah kami akan kembali berusaha lebih maksimal untuk merebut gelar juara umum,” pungkasnya.
Dengan membawa pulang lima emas, dua perak, dan tiga perunggu, Berau setidaknya telah menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar peserta dalam persaingan Porwada Kaltim.
Kini, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi, memperkuat persiapan, dan mengubah capaian runner-up menjadi gelar juara umum pada Porwada 2027. (riel)










