KUKAR, LINGKARKALTIM: SMK Negeri 2 Tenggarong berpartisipasi dalam lomba Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBP) Summer Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur. Melalui lomba tersebut, para siswa mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mencintai, menghargai, dan memahami rupiah melalui konten kreatif.
Kepala SMKN 2 Tenggarong, Titi Aida, didampingi Sekretaris Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) SMKN 2 Tenggarong sekaligus guru mata pelajaran Matematika, Mikael Rusmi, mengatakan keikutsertaan sekolah dalam lomba tersebut didorong oleh prestasi salah satu guru yang meraih Juara I Duta Guru CBP Rupiah 2026 pada Agustus lalu.
“Kami mendorong siswa untuk ikut berkompetisi dalam lomba ini. Guru kami sebelumnya telah meraih prestasi sebagai duta yang mewakili Provinsi Kalimantan Timur. Kami ingin siswa juga bisa berprestasi,” ujarnya.
Dalam kompetisi tersebut, SMKN 2 Tenggarong membuat video edukasi yang mengangkat pentingnya menumbuhkan rasa bangga terhadap rupiah. Konten itu juga mengajak masyarakat untuk lebih memahami cara memperlakukan uang rupiah dengan baik sebagai bentuk penghargaan terhadap mata uang Indonesia.
Mikael mencontohkan, kebiasaan melipat uang kerap dianggap sebagai hal sepele. Padahal, perilaku tersebut menjadi salah satu contoh yang perlu diperhatikan dalam upaya menjaga dan menghargai rupiah.
“Sering kali kita melipat uang, padahal perilaku sekecil itu dinilai kurang menghargai rupiah,” ungkapnya.
Menurut Mikael, program CBP Rupiah menjadi sarana untuk menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap mata uang Indonesia. Melalui penyampaian pesan edukatif yang dikemas secara menarik, para peserta diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mencintai dan menghargai rupiah.
Ia berharap partisipasi SMKN 2 Tenggarong dalam kompetisi tersebut dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap rupiah, khususnya di kalangan pelajar, sekaligus mendorong siswa untuk terus mengembangkan kreativitas dan kemampuan dalam menyampaikan pesan edukasi kepada masyarakat.
“Kami sangat senang mendapat kesempatan mengikuti perlombaan ini. Seluruh kreativitas, baik dari guru maupun siswa, kami tuangkan dalam satu konten edukasi. Semoga kami bisa mendapatkan nilai terbaik dan meraih juara,” pungkasnya.(ahk/*far)










