KUKAR, LINGKARKALTIM: Dirgah Imanuel Buyang, Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 2 Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, terpilih sebagai salah satu dari 100 Ketua OSIS terbaik yang mengikuti Indonesia Student Leadership Camp (ISLC) 2026 di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat.
Kegiatan pelatihan kepemimpinan tingkat nasional tersebut berlangsung pada 17–21 Oktober 2026. ISLC diselenggarakan oleh Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) Universitas Indonesia bersama Forum OSIS Nasional (FON), dengan melibatkan 100 Ketua OSIS SMA/sederajat terpilih dari seluruh Indonesia dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN).
Program ini bertujuan mengembangkan potensi kepemimpinan, keterampilan nonteknis, kemampuan berpikir kritis, serta jejaring antarpelajar. Sejumlah kegiatan digelar, mulai dari seminar, diskusi, mentoring, Musyawarah Besar FON, hingga kunjungan ke lembaga pemerintahan dan industri.
Dirgah mengungkapkan, keikutsertaannya dalam program tersebut merupakan hasil dari kegigihan dan motivasi untuk terus mengembangkan diri. Ia juga mendapat dukungan serta bimbingan dari para alumni yang mendorongnya mengikuti program kepemimpinan berskala nasional tersebut.
“Saya bersungguh-sungguh mencari cara agar bisa merasakan pengalaman baru dengan bergabung dalam program ISLC tersebut,” ungkap Dirgah kepada Lingkarkaltim.com, Senin (26/10/2026).
Untuk lolos sebagai peserta, Dirgah harus bersaing dengan lebih dari seribu calon peserta melalui tahapan seleksi berupa penulisan esai. Ia berhasil lolos dengan esai berjudul “Pemimpin yang Berempati”.
Menurut Dirgah, tema tersebut bukan sekadar materi yang dituangkan dalam tulisan, melainkan nilai yang berusaha ia terapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk selama menjalankan kepemimpinannya sebagai Ketua OSIS.
“Saya membuat esai tersebut bukan semata-mata untuk memenuhi persyaratan, tetapi karena cara berempati memang sudah saya tanamkan dalam kehidupan sehari-hari dan selama menjalankan kepengurusan OSIS saat ini,” ujarnya.
Dirgah menilai ISLC menjadi kesempatan berharga bagi para pelajar untuk bertukar gagasan dan mengembangkan pola pikir kritis. Melalui kegiatan tersebut, ia juga memperoleh wawasan baru serta memperluas jejaring pertemanan dengan pelajar dari berbagai daerah.
“Saya sangat senang bisa menambah wawasan dan relasi, serta bertemu teman-teman yang sama-sama ingin belajar,” tuturnya.
Keikutsertaan Dirgah dalam ISLC mendapat dukungan dari keluarga, teman, dan pihak sekolah. Pengalaman tersebut menjadi motivasi baginya untuk terus mengembangkan kemampuan diri, terutama dalam bersosialisasi dan membangun jejaring.
“Saya berharap bisa meningkatkan kemampuan bersosialisasi melalui program-program yang diselenggarakan,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMAN 2 Tenggarong, Inna Alfiah Rachmawati, menyampaikan apresiasi atas kegigihan Dirgah dalam mengikuti proses seleksi yang diikuti lebih dari seribu calon peserta tersebut.
Pihak sekolah turut memberikan dukungan, termasuk membantu akomodasi perjalanan Dirgah untuk mengikuti kegiatan di Universitas Indonesia.
Inna mengatakan, keberhasilan Dirgah lolos sebagai peserta ISLC merupakan kebanggaan bagi sekolah sekaligus menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan kepemimpinan.
“Kami turut bangga atas kegigihan ananda Dirgah yang telah membawa kebanggaan bagi sekolah. Kami berharap adik-adik kelasnya dapat mencontoh semangat dan kegigihannya dalam mengikuti program kepemimpinan seperti ini,” tutupnya.(ahk/*far)










