BALIKPAPAN, LINGKARKALTIM: Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus dilakukan Polresta Balikpapan melalui kegiatan patroli rutin. Personel Beat 110 Samapta Polresta Balikpapan menyambangi sejumlah kawasan permukiman dan objek vital di wilayah Kota Balikpapan, Senin (7/9/2026).
Patroli yang dilaksanakan personel Beat 110 Pos TR tersebut menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk kebakaran yang dapat terjadi di kawasan permukiman maupun objek nasional.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan sekaligus menyampaikan imbauan keamanan kepada masyarakat dan pengelola tempat usaha. Pihak hotel yang ditemui petugas juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta menjaga keamanan lingkungan dari kemungkinan terjadinya tindak pidana.
Petugas turut mengantisipasi kejahatan C3, yakni pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Kewaspadaan juga diminta ditingkatkan terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas lainnya.
Selain memberikan imbauan secara langsung, personel Beat 110 menginformasikan kepada masyarakat mengenai layanan Call Center 110 Polresta Balikpapan. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat untuk melaporkan kejadian mencurigakan maupun meminta bantuan kepolisian dalam situasi yang membutuhkan penanganan cepat.
Kegiatan patroli dilakukan sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus mempersempit ruang terjadinya tindak kejahatan. Petugas juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan setiap potensi gangguan.
Hingga patroli berakhir, kondisi di wilayah hukum Polresta Balikpapan terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya indikasi kebakaran maupun gangguan Kamtibmas selama kegiatan berlangsung.
Polresta Balikpapan mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Kolaborasi antara kepolisian, pengelola objek vital, dan masyarakat dinilai penting dalam menciptakan Kota Balikpapan yang aman dan nyaman.
(sumber: tribratanewspoldakaltim.com)










