KUKAR, LINGKARKALTIM: Gelaran Cinta Alam Kukar (Cakar) Arjuna yang diselenggarakan di Kutai Kartanegara, Sabtu (29/8/2026) menyedot atensi peserta tidak hanya dari Kalimantan, namun dari beberapa daerah seperti dari Jawa, Sumatera, Bali hingga dari Sulawesi.
Kegiatan itu secara resmi dilepas Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar H Sunggono, dihalaman Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong. Event yang dihelat tersebut menggabungkan andrenalin dan kepedulian lingkungan dengan menaklukan rute rute yang menantang di kawasan Kutai Kartanegara.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengapresiasi antusias peserta yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.
Kehadiran ratusan rider dari luar daerah menunjukkan bahwa kegiatan tersebut memiliki daya tarik tersendiri dan sekaligus menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi Kukar.
“Saya mendapat kesempatan mewakili Pak Bupati untuk melepas satu event yang menurut saya luar biasa. Kegiatan ini diikuti para penggemar rider dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.
“Kita berharap kegiatan ini benar-benar bisa memperkenalkan Kukar. Teman-teman dari berbagai daerah bisa melihat langsung bahwa Kukar memiliki potensi dan alam yang luar biasa,” tutupnya.
Para peserta dalam kegiatan tersebut menerobos jalur sepanjang kurang lebih 55 kilometer yang melintasi sejumlah kawasan di Kukar dan berakhir di puncak Bukit Biru, Desa Sumber Sari, Kecamatan Tenggarong.
“Event ini diikuti sekitar 650 peserta yang terbagi dalam sejumlah kelas, dari rally dan adventure,” kata Ketua Panitia Cakar Arjuna, Hermansyah.
Menurutnya, hampir seluruh wilayah di Pulau Kalimantan turut mengirimkan perwakilan. Sementara peserta dari luar Kalimantan datang dari sejumlah daerah seperti Sumatera, Bali, Pulau Jawa dan Sulawesi.
“Untuk Pulau Kalimantan masing-masing ada yang mengirimkan wakilnya. Kalau yang paling jauh ada dari Sumatera, dari Bali ada, Pulau Jawa sudah pasti, dari Sulawesi juga ada,” jelasnya.
Ia menjelaskan, Cakar Arjuna bukan merupakan kegiatan pertama yang digelar. Event tersebut menjadi rangkaian kegiatan tahunan dan tahun ini memasuki pelaksanaan yang ketiga.
“Alhamdulillah ini salah satu rangkaian acara tahunan yang biasa kita laksanakan dan sekarang sudah yang ketiga. Tapi khusus yang ketiga ini kita menyertakan event balap. Kalau sebelumnya kita fokusnya hanya adventure, sekarang ada adventure dan balapnya,” katanya.
“Kita tetap fokus mengeksplor daerah atau objek yang bisa diangkat wisatanya. Kali ini khususnya kita mengeksplor daerah Bukit Biru, Desa Sumber Sari,” katanya.(riz)










