Dispora Kukar Lakukan Perbaikan Kecil Kolam Renang Junjung Buyah

Kolam Renang Junjung Buyah. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Kolam Renang Junjung Buyah. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dispora Kabupaten Kukar terus berupaya menjaga fungsi sarana olahraga di tengah keterbatasan anggaran.

Salah satu langkah yang dilakukan pada tahun 2026 adalah melaksanakan perbaikan skala kecil di Kolam Renang Junjung Buyah agar tetap dapat digunakan oleh atlet maupun masyarakat.

Read More
banner 300x250

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni mengatakan perbaikan yang dilakukan memang belum menyentuh renovasi secara menyeluruh.

Namun, pemerintah daerah berupaya memastikan fasilitas olahraga tersebut tetap layak digunakan untuk kegiatan latihan maupun penyelenggaraan kejuaraan.

Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat Dispora harus menentukan skala prioritas pembangunan dan pemeliharaan sarana olahraga yang ada.

“Tahun ini kami mencoba melakukan perbaikan meskipun tidak secara maksimal. Yang penting kolam ini tetap bisa digunakan oleh atlet-atlet yang berlatih maupun masyarakat yang memanfaatkan fasilitas tersebut,” kata dia, Jumat (24/7/2026).

Untuk Kolam Renang Junjung Buyah, Dispora Kukar memilih melakukan perbaikan bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

Ia menerangkan bahwa perbaikan difokuskan pada bagian-bagian yang mengalami kerusakan agar operasional kolam tetap berjalan dan tidak mengganggu aktivitas latihan atlet.

Dia mengakui biaya pemeliharaan kolam renang berstandar pertandingan cukup besar. Bahkan, kerusakan kecil sekalipun memerlukan penanganan teknis yang tidak sederhana.

“Kalau kolam renang bocor sedikit saja, tidak bisa ditambal seperti bangunan biasa. Penanganannya membutuhkan biaya yang cukup besar,” terang Aji Ali.

Pihaknya belum lama ini harus melakukan perbaikan pada sisi kiri kolam yang mengalami penurunan akibat pergerakan tanah.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi karakteristik kontur tanah di kawasan tersebut serta minimnya rehabilitasi fisik sejak kolam dibangun untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008.

“Sejak dibangun untuk PON, memang belum pernah ada perawatan fisik yang besar, sementara kondisi kontur tanah membuat fondasinya perlu penanganan serius,” ungkapnya.

Aji Ali mengatakan, Kolam Renang Junjung Buyah hingga kini masih menjadi salah satu fasilitas olahraga andalan di Kaltim.

Selain rutin digunakan atlet Kukar untuk berlatih, kolam tersebut juga kerap menjadi lokasi penyelenggaraan kejuaraan tingkat kabupaten, provinsi, hingga dimanfaatkan oleh klub renang dari luar daerah, termasuk Balikpapan.

Melihat tingginya intensitas penggunaan tersebut, Dispora Kukar berharap pemerintah pusat maupun Pengurus Besar Akuatik Indonesia dapat memberikan dukungan untuk peningkatan kualitas sarana dan prasarana olahraga di Kukar.

Menurunya, perhatian dari pemerintah pusat akan sangat membantu daerah dalam menjaga fasilitas olahraga berstandar nasional yang membutuhkan biaya pemeliharaan cukup besar.

“Kami berharap tidak hanya peningkatan sumber daya manusia yang mendapat dukungan, tetapi juga peningkatan sarana dan prasarana melalui program PB Akuatik maupun Kementerian Pemuda dan Olahraga sehingga fasilitas olahraga di Kutai Kartanegara dapat terus berkembang dan memenuhi standar penyelenggaraan berbagai kejuaraan,” pungkas dia. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *