KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) secara resmi melepas ratusan atlet muda untuk berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kaltim tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Acara pelepasan berlangsung khidmat di Aula Serbaguna Kantor Bupati Kukar, Senin (10/11/2025).
Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri melalui Asisten II, Ahyani Fadianur Diani, menegaskan bahwa keikutsertaan Kukar dalam ajang Popda bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga prestasi sejak dini.
“Pelepasan kontingen Popda Kukar ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam pembinaan olahraga prestasi sejak dini, khususnya bagi atlet muda,” ucap dia.
Menurutnya, seluruh atlet yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi yang ketat dan pembinaan intensif oleh KONI Kukar serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar.
Mereka adalah putra-putri terbaik daerah yang akan mengharumkan nama Kukar di tingkat provinsi.
“Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak kita mampu bersaing secara profesional dan berprestasi tinggi,” sebut Ahyani.
Dalam Popda tahun ini, Kukar mengirimkan 238 atlet dari berbagai cabang olahraga. Mereka akan bertanding membawa semangat juang tinggi untuk meraih prestasi terbaik bagi Tanah Etam.
Pemkab Kukar menilai partisipasi aktif dalam ajang ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga tentang pembentukan karakter, sportivitas, dan disiplin, yang merupakan nilai-nilai dasar dalam mencetak generasi muda yang tangguh.
“Partisipasi aktif dalam Popda membawa dampak positif yang luas untuk penguatan, pembentukan, dan peningkatan karakter atlet muda,” tegasnya.
Ahyani juga mengajak seluruh masyarakat Kukar untuk turut memberikan dukungan moral dan doa kepada para atlet yang berjuang di arena Popda.
“Setiap medali yang diraih adalah hadiah terindah bagi Tanah Etam,” tutur dia.
Ia berharap pelepasan kontingen Popda Kukar tahun 2025 ini menjadi momentum kebangkitan olahraga daerah. Melalui pembinaan berkelanjutan dan dukungan pemerintah, Kukar menargetkan lahirnya atlet-atlet muda yang mampu berprestasi tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga nasional.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal dari era baru Kutai Kartanegara, dengan generasi muda yang tangguh, berprestasi, dan menjadi teladan bagi daerah kita,” tutup Ahyani. (ASR)










