Ratusan Pelari Antusias Ikuti Lomba Lari Malam

Suasana lomba lari malam di Jalan Monumen Timur, Tenggarong. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Suasana lomba lari malam di Jalan Monumen Timur, Tenggarong. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Suasana malam Ramadan di Tenggarong tampak berbeda.

Ratusan pelari dari berbagai kalangan memadati arena pelaksanaan Run Street Ramadan 2026 yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar).

Read More
banner 300x250

Kegiatan lomba lari malam ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga ruang positif bagi generasi muda selama bulan suci.

Kepala Bidang Prestasi Olahraga, Rita Agustina mengatakan bahwa kegiatan Run Street Ramadan ini menjadi agenda rutin yang membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar.

“Peserta yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya berasal dari Kutai Kartanegara, tetapi juga ada yang datang dari luar daerah,” ucap dia, Kamis (26/2/2026).

Ia mengatakan, tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap olahraga lari semakin meningkat.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter dan pengalihan energi anak muda ke aktivitas yang lebih produktif.

“Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, diharapkan anak-anak tidak terlibat dalam kegiatan negatif seperti penyalahgunaan narkoba atau aktivitas yang merugikan lainnya,” kata Rita.

Dia mengungkapkan bahwa lomba ini sekaligus menjadi wadah penjaringan atlet-atlet muda potensial di cabang olahraga atletik.

Banyak peserta dari kalangan pelajar yang menunjukkan semangat dan kemampuan yang menjanjikan.

“Terlihat banyak anak-anak dan pelajar yang ikut berpartisipasi. Mereka inilah generasi penerus yang berpotensi menjadi atlet berprestasi di masa depan,” sebutnya.

Rita menegaskan, apabila ditemukan peserta dengan kualitas dan potensi yang menonjol, Dispora Kukar akan menindaklanjuti dengan pembinaan lebih lanjut.

Salah satunya melalui program pembinaan di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP).

“Pemerintah daerah melalui PPLP dapat memberikan pembinaan khusus bagi anak-anak yang ingin serius menekuni olahraga ini,” tutur dia.

Dispora Kukar juga mendorong adanya kolaborasi dengan klub-klub olahraga dan organisasi cabang atletik seperti Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) dalam proses rekrutmen dan pembinaan atlet muda.

Dengan adanya jenjang kompetisi seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), para atlet muda diharapkan dapat berkembang secara bertahap.

“Dengan adanya jenjang kejuaraan seperti POPDA, diharapkan para atlet muda ini bisa berkembang secara bertahap hingga mampu mengharumkan nama Kutai Kartanegara di tingkat yang lebih tinggi,” terang Rita.

Dia berharap Run Street Ramadan tidak hanya menjadi kegiatan lomba tahunan, tetapi benar-benar menjadi sarana strategis dalam mencari dan membina bibit atlet di Kukar.

“Sekaligus memberikan ruang kegiatan positif bagi generasi muda,” pungkasnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *