KUKAR,LINGKARKALTIM: Dalam rangka mendukung percepatan realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) membentuk satuan tugas (satgas) hingga ke tingkat kecamatan. Pembentukan satgas ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal, serta mengintegrasikan program MBG nasional dengan pelaksanaan di daerah.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyampaikan bahwa satgas percepatan ini telah dibentuk di tingkat kabupaten dan sedang diperluas ke kecamatan.
“Satgas ini berfungsi untuk memastikan koordinasi antara Badan Gizi Nasional (BGN) dengan para mitra kerja di daerah berjalan dengan baik. Dengan begitu, program makanan bergizi gratis, termasuk penyelenggaraan Sarana Penyedia Pangan Gizi (SPPG) di Kukar, bisa segera direalisasikan,” jelas Sunggono pada Kamis (25/9/2025).
Ia mengungkapkan bahwa hingga kini masih banyak mitra di lapangan yang belum sepenuhnya memahami skema program ini, termasuk terkait pembiayaan dan pengembalian modal.
“Tugas satgas bersama BGN adalah memberikan edukasi dan pendampingan, agar tidak ada lagi kebingungan di lapangan. Ini penting untuk mendorong pencapaian target program MBG di Kukar,” lanjutnya.
Sunggono menambahkan, keberadaan satgas percepatan akan sangat membantu kerja BGN dalam memastikan pembangunan SPPG berjalan lancar. Saat ini, baru terdapat empat SPPG di Kukar, sementara lainnya masih dalam proses pembangunan, menunggu persetujuan, atau sedang direhabilitasi.
Pemkab Kukar menargetkan realisasi SPPG di seluruh 20 kecamatan. Saat ini, terdapat 74 mitra MBG di Kukar yang akan terus didorong agar dapat membangun SPPG dan mulai menyediakan makanan bergizi gratis bagi anak-anak dan ibu hamil.
“Harapan kami, satgas percepatan ini dapat membantu merealisasikan program MBG secara menyeluruh, khususnya untuk anak-anak dan ibu hamil di Kukar,” pungkas Sunggono.(ADV)










