KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan keterlibatan aktif dalam pawai pembangunan yang akan digelar sesuai dengan arahan pemerintah daerah.
Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan matang dengan mengerahkan sekitar 50 hingga 60 personel. Keterlibatan tersebut tidak hanya berasal dari internal Distanak, melainkan juga melibatkan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) serta Kelompok Wanita Tani (KWT).
“Personilnya itu termasuk dari KTNA dan KWT. Mereka ikut baik dalam barisan manusianya maupun kendaraan hiasnya,” ungkap Taufik pada Kamis (21/8/2025).
Dalam pawai pembangunan kali ini, Distanak mengusung tema “Ketekatanegaraan Idaman Terbaik untuk Ketekatanegaraan Sejahtera” dengan subtema yang menekankan pada peran sektor pertanian sebagai tulang punggung pembangunan daerah.
Menurut Taufik, partisipasi Distanak bukan sekadar bentuk dukungan terhadap kegiatan seremonial, namun juga menjadi sarana untuk memperlihatkan hasil-hasil pembangunan di sektor pertanian dan peternakan kepada masyarakat luas.
“Melalui pawai ini kita ingin menunjukkan semangat pertanian Kukar yang terus berkembang, sekaligus mengangkat peran petani dan kelompok tani yang menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kedaulatan pangan,” tambahnya.
Ia menegaskan, keikutsertaan Distanak juga diharapkan mampu memberikan motivasi dan semangat bagi para petani serta masyarakat agar lebih bangga dan percaya diri dalam mendukung program pembangunan pertanian daerah.
Pawai pembangunan sendiri merupakan agenda rutin yang selalu ditunggu masyarakat, sekaligus momentum memperkuat kebersamaan antarinstansi, organisasi, dan warga dalam merayakan semangat pembangunan.(IDN/ADV)










