Jam Bentong Disulap Jadi Tempat Ngonten dan Live Streaming Gratis!

Jam Bentong Tenggarong, Jl. Wolter Mongisidi, Tenggarong, Selasa (16/6/26). (Dilla/lingkarkaltim)
Jam Bentong Tenggarong, Jl. Wolter Mongisidi, Tenggarong, Selasa (16/6/26). (Dilla/lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM:  Ada kabar segar buat kamu para konten kreator, influencer, fotografer, hingga musisi lokal di Kutai Kartanegara (Kukar). Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar baru saja meluncurkan gerakan “Ayo Ngonten di Jam Bentong”. Program ini sengaja dihadirkan sebagai wadah berekspresi sekaligus ruang kreasi gratis yang representatif di tengah kota Tenggarong.

Langkah ini diambil Dispar Kukar bukan tanpa alasan. Kebijakan efisiensi anggaran sempat membuat sejumlah program promosi wisata di bidang pemasaran melambat. Namun, keterbatasan anggaran justru memicu munculnya ide kreatif.

Read More
banner 300x250

“Dengan adanya efisiensi ini, seluruh OPD termasuk Dispar tidak bisa melaksanakan kegiatan promosi konvensional. Jadi, kami melihat peluang dari kekuatan yang kita miliki. Di Jam Bentong ini kan internet ada, listrik siap, tempatnya juga sangat representatif,” ungkap Plt. Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Akhmad, Selasa (16/6/2026).

Selama ini, Jam Bentong memang terkesan sepi. Menurut Syahrul Ramadhan, petugas keamanan setempat, kunjungan harian ke ikon daerah ini masih bisa dihitung jari, berkisar 10 hingga 20 orang saja per bulan. Banyak warga yang ragu untuk masuk karena ketidaktahuan.

“Padahal kalau mau masuk ke dalam itu tidak apa-apa, sangat boleh. Asal izin dulu dan mengisi buku tamu ke pihak keamanan,” ujar Syahrul.

Kini, wajah Jam Bentong bakal lebih hidup. Dispar Kukar telah menyiapkan fasilitas dasar seperti jaringan WiFi gratis dan colokan listrik bagi kreator yang ingin memproduksi konten atau melakukan live streaming.

Tak tanggung-tanggung, lokasi ini juga diproyeksikan menjadi taman musik baru. Saat ini sudah tersedia fasilitas alat musik seperti elektone dan drum listrik, yang nantinya akan dilengkapi dengan gitar hingga bass. Semua fasilitas ini bisa dinikmati secara cuma-cuma oleh pelajar maupun komunitas musik lokal.

Meski difasilitasi gratis, Dispar Kukar menerapkan skema kolaborasi alias co-branding.

Ada 10 aturan main yang wajib dipatuhi para kreator demi menjaga ketertiban dan membantu promosi wisata daerah:

  1. Wajib Isi Buku Tamu: Setiap kreator yang datang wajib melapor dan mengisi buku kunjungan.
  2. Follow Akun Resmi: Wajib mengikuti seluruh media sosial resmi pariwisata Kukar, yaitu Visiting Kutai Kartanegara (Instagram, Facebook, TikTok, dan YouTube).
  3. Kolaborasi Konten: Kreator wajib membuat collaborative post di Instagram bersama akun @visitingkutaikartanegara.
  4. Jaga Kebersihan: Dilarang keras meninggalkan sampah selama berkegiatan di kawasan Jam Bentong.
  5. Jaga Keamanan & Fasilitas: Menjaga ketertiban dan tidak merusak sarana yang disediakan.
  6. Lapor untuk Kegiatan Malam: Karena banyak kreator yang live streaming sore hingga malam hari (di luar jam kerja), wajib hukumnya melapor ke koordinator dan sekuriti setempat.
  7. Wajib Sisipkan Promosi Wisata: Saat live atau ngonten, kreator wajib menyelipkan narasi ajakan untuk mengunjungi destinasi wisata terdekat di Tenggarong, seperti Museum atau Ladaya.
  8. Etika & Bebas SARA: Konten harus sopan, tidak mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, pornografi, maupun hoaks.
  9. Taat Hak Cipta (HAKI): Jika menggunakan musik atau materi visual digital milik orang lain, kreator harus memperhatikan aturan hak cipta agar tidak terkena take down.
  10. Citra Positif: Konten yang dipublikasikan diutamakan membangun citra positif daerah dan mendukung geliat pariwisata.

Letak Jam Bentong yang sangat strategis dinilai punya daya tarik visual yang luar biasa bagi para pencinta fotografi dan videografi.

Dari sudut ini, kreator bisa menangkap kemegahan Jembatan Mahakam (terutama dengan gemerlap lampunya di malam hari), Taman Kota Raja, hingga kawasan Pujasera yang rencananya akan di-launching tahun ini.

Ke depan, kawasan ini diharapkan bisa bertransformasi menjadi pusat aktivitas rutin mingguan yang hidup, mirip dengan geliat kreatif yang ada di Titik Nol Tenggarong.

“Kami memantau perkembangan anak-anak muda Kukar yang sering live streaming di jembatan atau taman-taman. Lewat fasilitas di Jam Bentong ini, walau sedang efisiensi anggaran, kreativitas tidak boleh berhenti,” pungkas Awang Ivan. (Dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *