Isak Tangis Haru Warnai Kedatangan 150 Jemaah Haji Kloter 6 di Masjid Agung Kukar

Kedatangan rombongan Jamaah Haji Kukar di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong, Senin (15/6/26). (Dilla/lingkarkaltim).
Kedatangan rombongan Jamaah Haji Kukar di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong, Senin (15/6/26). (Dilla/lingkarkaltim).
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Suasana halaman Masjid Agung Sultan Sulaiman, Kutai Kartanegara (Kukar), mendadak riuh penuh haru pada Senin (15/6/2026). Tangis bahagia dan pelukan hangat langsung pecah begitu bus yang membawa rombongan jemaah haji Kloter 6 asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tiba di lokasi.

Dari total 152 jemaah yang dijadwalkan pulang, sebanyak 150 jemaah menginjakkan kaki kembali di tanah air dengan selamat. Sementara dua jemaah lainnya terpaksa menyusul via Kloter 11 lantaran harus menjalani perawatan medis terlebih dahulu.

Read More
banner 300x250

Pantauan di lapangan menunjukkan para penjemput sudah memadati area masjid sejak pagi. Begitu pintu bus terbuka, satu per satu jemaah turun dengan wajah lelah namun memancarkan senyum bahagia, termasuk satu jemaah yang langsung dievakuasi menggunakan ambulans untuk memastikan kondisinya tetap stabil.

Di antara kerumunan jemaah, tampak Khairuddin (36), warga Desa Jantur Baru, Kecamatan Muara Muntai. Sambil menggandeng erat tangan istrinya, ia tak henti-hentinya mengucap syukur setelah menjalani ibadah selama 45 hari di Tanah Suci. Bagi Khairuddin, momen kepulangan ini adalah akhir dari penantian panjang belasan tahun.

“Saya setor sejak akhir 2012, berarti 14 tahun saya menunggu baru bisa berangkat haji tahun ini. Alhamdulillah, rasanya senang sekali bisa pulang dengan sehat. Pelayanan di sana memuaskan, persiapannya luar biasa bagus dari makanan sampai semuanya,” kata Khairuddin dengan mata berkaca-kaca.

Meski begitu, Khairuddin menceritakan bahwa cuaca ekstrem di Mekah dan Madinah sempat menjadi tantangan fisik tersendiri bagi rombongan. Batuk, flu, dan demam menjadi “oleh-oleh” yang hampir dirasakan semua jemaah akibat perubahan suhu yang drastis.

Selain masalah cuaca, ia juga memberikan sedikit catatan santai terkait variasi makanan di sana.

“Makanannya enak, cuma menunya itu-itu terus yang diputar. Ada empat jenis makanan, jadi walaupun enak lama-lama bosan juga dan bikin kurang selera. Tapi kalau untuk transportasi dan yang lainnya, mantap, saya acung jempol,” selorohnya.

Prosesi penyambutan jemaah ini diterima langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Kutai Kartanegara, Norjali. Dalam laporannya di lokasi acara, Norjali mengonfirmasi seluruh jemaah yang tiba hari ini langsung dipulangkan ke rumah masing-masing setelah pemeriksaan singkat.

“Alhamdulillah, jemaah kita terima di Masjid Agung ini dalam keadaan sehat walafiat. Memang ada dua orang yang kemarin posisinya tanazul (dipindahkan) ke Kloter 11 karena sempat sakit dan dirawat seminggu di RS Kanujoso Balikpapan. Tapi alhamdulillah hari ini statusnya sudah aman dan sehat,” ujar Norjali di sela-sela kesibukan penyambutan.

Mengenai satu jemaah yang sempat diturunkan menggunakan ambulans saat tiba di masjid, Norjali memastikan bahwa hal tersebut hanya antisipasi ringan.

“Tadi memang ada satu orang yang dibawa ambulans karena faktor kelelahan dan batuk pilek, tapi sekarang sudah aman dan boleh langsung pulang,” imbuhnya.

Menutup rangkaian agenda kedatangan hari ini, Norjali menyampaikan bahwa proses pemulangan jemaah haji asal Kukar masih akan berlanjut di akhir bulan.

“Insya Allah, rombongan berikutnya yang tergabung dalam Kloter 15 dijadwalkan tiba pada 28 Juni nanti dengan jumlah 115 orang,” pungkasnya. (Dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *