Pemkab Kukar Manfaatkan Potensi Keringnya Danau Semayang untuk Dukung Produktivitas Pertanian

Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri. (M. As'ari/Lingkarkaltim)
Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri. (M. As'ari/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemkab Kukar mulai memanfaatkan kondisi surutnya perairan Danau Semayang untuk memperluas lahan budidaya pertanian.

Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri mengatakan menyebut bahwa kondisi Danau Semayang yang mengering membuka peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang sebelumnya tergenang sebagai area pertanian.

Read More
banner 300x250

Pemerintah daerah pun telah mulai menyalurkan benih padi kepada sejumlah kelompok tani di kawasan tersebut.

Ia menjelaskan, pemanfaatan lahan kering di Danau Semayang dilakukan dengan mempertimbangkan sisa waktu sebelum potensi datangnya musim hujan.

“Danau Semayang coba kita tanam padi karena kita melihat bahwa kemungkinan hujan itu di bulan Oktober. Bahkan mungkin itu masih bisa termanfaatkan sampai bulan November. Kita berharap ini bisa satu siklus panen,” kata dia, Kamis (27/8/2026).

Ia mengatakan, penanaman padi di kawasan tersebut tidak hanya menjadi respons terhadap kondisi kemarau, tetapi juga dapat menjadi strategi untuk menambah produksi beras Kukar.

Hal tersebut menjadi penting karena pemerintah saat ini tengah berupaya menjaga produksi pangan di tengah ancaman kekeringan.

Sejumlah wilayah pertanian mengalami keterbatasan sumber air sehingga membutuhkan intervensi melalui pompanisasi maupun pemanfaatan sumber air alternatif.

Maka dari itu, lahan yang sebelumnya merupakan bagian dari kawasan perairan Danau Semayang memiliki potensi untuk dimanfaatkan selama kondisi alam memungkinkan.

“Harapan kita ini justru bisa menambah produksi panen beras di tempat kita,” ujar Aulia.

Dia menerangkan, penyaluran benih padi kepada kelompok tani di kawasan Danau Semayang telah dilakukan sejak beberapa waktu terakhir.

Pemerintah daerah selanjutnya akan melihat langsung perkembangan lahan yang ditanami untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Sementara itu, Pengamat Pertanian Kukar, Prof. Ince Raden menilai pemanfaatan lahan yang mengering di Danau Semayang sebagai area pertanian memiliki dasar ekologis yang cukup kuat.

Menurutnya, kawasan yang sebelumnya menjadi bagian dari badan danau berpotensi memiliki tingkat kesuburan tanah yang tinggi.

Hal tersebut disebabkan oleh proses sedimentasi yang berlangsung selama kawasan tersebut masih tergenang.

“Wilayah-wilayah seperti itu memiliki tingkat kesuburan tanah yang tinggi. Karena endapan air sungai itu kan sedimennya akan jatuh di atas permukaan tanah itu membawa berbagai macam unsur hara,” jelas dia.

Dengan kondisi tersebut, ia mengatakan bahwa lahan yang saat ini mengering dapat menjadi salah satu alternatif untuk mendukung produksi pertanian, selama kondisi hidrologis dan waktu tanam memungkinkan.

Ia menilai langkah pemerintah untuk mengoptimalkan lahan tersebut merupakan strategi yang patut dilakukan.

Terlebih, kondisi produksi pertanian di setiap wilayah tidak selalu sama akibat perbedaan ketersediaan air, waktu tanam, maupun kondisi lahan.

“Nah langkah-langkah yang seperti itu harus dilakukan. Jadi ibaratnya kalau ada wilayah yang saat ini kita perhatikan nanti dia tidak bisa tercapai hasil panennya itu bisa ditutupi wilayah lain,” sebut Ince.

Pemanfaatan Danau Semayang untuk pertanian menjadi bagian dari strategi lebih luas pemerintah daerah dalam menghadapi ketidakpastian musim.

Ancaman kekeringan tidak hanya berdampak pada tanaman yang sedang memasuki fase pertumbuhan, tetapi juga dapat mengganggu jadwal musim tanam berikutnya.

Karena itu, pemerintah tidak hanya berfokus mempertahankan lahan yang sudah ditanami, tetapi juga mencari peluang penambahan areal tanam di lokasi yang memungkinkan.

Dia menyebut bahwa keberhasilan pemanfaatan lahan kering Danau Semayang akan sangat bergantung pada kemampuan petani menyelesaikan satu siklus tanam sebelum air kembali menggenangi kawasan tersebut.

“Kita berharap ini bisa satu siklus panen dengan persawahan yang lain,” pungkasnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *