Inovasi Pangan Loa Duri Ilir, BUMDes Pasarkan Susu Kambing Tanpa Amis

Flyer Penjualan Susu Kambing Bumdes Loa Duri Ilir. (Doc. Bumdes Loa Duri Ilir)
Flyer Penjualan Susu Kambing Bumdes Loa Duri Ilir. (Doc. Bumdes Loa Duri Ilir)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Permata Loa Duri Ilir kembali melahirkan inovasi produk pangan lokal. Setelah sukses menggarap usaha telur omega, BUMDes yang terletak di Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar) ini, kini resmi meluncurkan dan memasarkan produk susu kambing segar bebas bau amis.

Direktur BUMDes Permata Loa Duri Ilir, Mohammad Rafi’i Hamdi, menyampaikan bahwa produk susu kambing ini dikemas dalam dua varian ukuran botol yang praktis dan terjangkau bagi masyarakat.

Read More
banner 300x250

“Stok susu kambing kami sudah ada. Untuk ukuran 500 ml dibanderol dengan harga Rp35.000 per botol, sedangkan ukuran 250 ml dijual seharga Rp18.000 per botol. Masyarakat yang ingin membeli bisa langsung datang ke Toko BUMDesa Loa Duri Ilir yang buka setiap Senin sampai Jumat, pukul 09.00 hingga 13.00 WITA,” ujar Rafi’i, Kamis (27/8/2026).

Rafi’i meyakinkan, susu kambing hasil olahannya memiliki keunggulan pada cita rasa yang segar tanpa jejak aroma amis khas kambing. Produk ini merupakan hasil kemitraan strategis dengan kelompok tani lokal.

“Susu ini diolah dari peternakan Inofah Farm milik Kelompok Tani Mutiara Etam yang menjadi mitra BUMDes. Saat ini ada 12 ekor kambing perah yang dikembangkan. Jika prospek pasarnya menjanjikan, populasinya akan terus kita tambah, sekaligus untuk memperkuat kerja sama mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG),” jelasnya.

Pengembangan usaha baru ini semakin memperkokoh komitmen Desa Loa Duri Ilir dalam memajukan sektor ketahanan pangan daerah.

Kepala Desa Loa Duri Ilir, Fakhri Arsyad, mengungkapkan kebanggaannya atas konsistensi BUMDes dan warganya. Terlebih, Loa Duri Ilir baru saja mengukir prestasi di tingkat nasional.

“Alhamdulillah, Desa Loa Duri Ilir berhasil meraih penghargaan Lomba Ketahanan Pangan Nasional pada puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Kabupaten Boyolali, Januari lalu. Semoga raihan ini menjadi pelecut semangat bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi-inovasi baru di bidang ketahanan pangan,” harap Fakhri.

Langkah BUMDes Permata ini diharapkan tak hanya mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), tetapi juga menggerakkan roda ekonomi warga melalui kemitraan peternakan berbasis komunitas. (Dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *