Jalan Utama Tenggarong-Loa Janan Amblas, Arus Lalu Lintas Dialihkan via Samarinda

Kondisi Jalan Yos Sudarso, Dusun Margasari, Desa Jembayan,Kec. Loa Kulu Amblas, Sabtu (15/8/26). (Doc. Pemerintah Jembayan)
Kondisi Jalan Yos Sudarso, Dusun Margasari, Desa Jembayan,Kec. Loa Kulu Amblas, Sabtu (15/8/26). (Doc. Pemerintah Jembayan)
banner 468x60

KUKAR,LINGKARKALTIM: Akses jalan utama yang menghubungkan Tenggarong dan Loa Janan di Jalan Yos Sudarso, Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, lumpuh total akibat amblas pada Sabtu (15/8/2026).

Pemkab Kukar mengimbau warga untuk menghindari ruas jalan terdampak dan berpindah ke jalur alternatif melalui Kota Samarinda.

Read More
banner 300x250

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kukar, Muhammad Iryanto, menjelaskan bahwa akses di area yang amblas saat ini ditutup penuh demi keselamatan pengandara.

“Meskipun ada jalan alternatif di sekitar lokasi, akses itu sementara hanya diperuntukkan bagi warga lokal setempat,” kata Iryanto, Sabtu (15/8/2026).

Untuk sementara, kendaraan dari arah Samarinda yang hendak menuju Tenggarong maupun sebaliknya diarahkan memutar melalui Kota Samarinda. Kebijakan pengalihan arus ini berlaku untuk semua jenis kendaraan, termasuk armada alat berat.

Pihaknya bersama instansi terkait sedang merumuskan skema jalur pengalihan resmi yang lebih permanen agar arus barang dan orang kembali lancar.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, memaparkan situasi terkini di lapangan. Menurutnya, pergerakan di titik lokasi amblas masih sangat terbatas.

“Saat ini yang bisa melintas hanya kendaraan roda dua, baik dari arah Tenggarong maupun Loa Janan. Untuk roda empat dan kendaraan besar lainnya, jalur alternatif masih kami bahas dan akan diumumkan secepatnya,” jelas Hari.

Sementara itu, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur langsung turun tangan mengamankan lokasi perbaikan. Kepala Satuan Kerja BPJN Kaltim, Dedi Junaidi, menyebut ruas jalan tersebut sebenarnya telah menyelesaikan proses Final Hand Over (FHO) sejak 17 Januari 2020 lalu.

“Saat ini kami sudah mengamankan titik lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, serta berupaya membuka jalur fungsional sebagai langkah sementara,” ujar Dedi.

Dedi memastikan penanganan fisik jalan amblas ini akan dimulai pekan depan, mengingat proses pengiriman material dan alat berat masih berjalan.

“Insyaallah minggu depan kami sudah mulai bergerak di lapangan. Saat ini kami masih mempersiapkan pengangkutan material dan peralatan dari Bali menuju lokasi,” pungkasnya.(dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *