KUKAR, LINGKARKALTIM : Sebanyak 51 orang yang mendaftar pada Beasiswa Tematik Tuntas SDM Kesehatan Kukar Idaman Terbaik, di 2026.
Peserta yang mendaftar itu jauh dari target yang telah ditetapkan oleh Pemkab Kukar mencapai sekitar 150 orang.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kukar Fathul Alamin mengaku, minat masyarakat Kukar dalam memanfaatkan program tersebut masih minim.
Pasalnya, mereka masih kurang percaya diri hingga tak cocok dengan penempatan lokasi, pada desk atau wilayah yang membutuhkan tenaga kesehatan.
“Peserta yang mendaftar pada Beasiswa Tematik itu harus memilih penempatan kerja. Sehingga ketika peserta itu lulus, maka akan kembali pada penempatan kerja yang telah dipilih sebelumnya,” kata Fathul Alami pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Jum’at (14/8/2026).
Ia menegaskan, beasiswa ini diperuntukan bagi Frash Garduate maupun yang ingin meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dari Dokter umum menjadi Dokter spesialis.
Adapun Beasiswa Tematik ini meliputi Obstetri, Anestesiologi, Jantung dan Pembuluh Darah, Safaf, Ilmu Kesehatan Anak, Penyakit Dalam dan lainnya.
“Beasiswa ini bagian dari road map atau pemetaan kebutuhan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan,” tegasnya.
Untuk itu, pihaknya menyampaikan kepada peserta penerima beasiswa, agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dalam meningkatkan kapasitas SDMnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar Ismi Muffidah menyebutkan, beasiswa tematik ini bagian dari solusi terhadap pemenuhan tenaga kesehatan.
“Saat ini tenaga kesehatan kita masih mengalami kekurangan, terlebih pada Dokter Spesialis baik di Puskesmas hingga Rumah Sakit Daerah,” sebut Ismi Muffidah. (riz)










