KUKAR, LINGKARKALTIM: SMK Negeri 1 Tenggarong terus berupaya mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.
Pasalnya, lulusan SMK ini harus menjadi pembeda dari sekolah lainnya karena siswanya dibekali dengan pembelajaran kejuruan yang telah dipilih sejak awal.
Kepala SMK Negeri 1 Tenggarong Nani Titi Sari menjelaskan, di sekolah ini terdiri jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Pemasaran, Akuntansi, Managemen Perkantoran.
Kemudian, Pengembangan Perangkat Lunak (RPL), Perhotelan dan Tata Boga.
“Jurusan dan penyampaian kurikulum ini sesuai dengan kebutuhan industri. Sehingga ini bagian dari mempersiapkan dan mewujudkan SDM yang berkualitas, terlebih setelah lulus,” kata Nani Titi Sari pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Selasa (11/8/2026).
Ia menegaskan, setiap jurusan di sekolah ini telah memiliki guru yang sesuai pada jurusan tersebut. Sehingga pelajaran yang disampaikan akan menjadi bekal bagi peserta didik untuk bersaingan di dunia kerja.
“Minimal lulusan SMK ini kita bekali dasarnya, agar mampu bersaing di dunia kerja,” tegasnya.
Pihaknya juga akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, untuk menyerap lulusan SMK ke dunia usaha atau yang siap bekerja.
“Saat ini lulusan SMK ada yang sudah bekerja dan melanjukan pendidikan ke perguruan tinggi,” ujarnya.
Ia berharap, lulusan SMK Negeri 1 Tenggarong tak ada yang menganggur. Sejauh ini untuk persentase lulusan SMK Negeri 1 Tenggarong yang langsung bekerja sekitar 50 persen dan 50 persen lainnya ada yang kuliah.
Sementara itu Alumni SMK Negeri 1 Tenggarong Novi menyebutkan, ilmu yang dipelajari di sekolah sangat bermanfaat di dunia kerja.
Pasalnya, setelah lulus sekolah dan langsung melanjutkan perguruan tinggi hingga lulus. Kemudian melamar di salah satu Bank Atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Tenggarong.
“Setelah lulus kuliah, langsung melamar pekerjaan dan diterima di salah satu Bank Tenggarong,” sebut Novi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru atau dosen, yang telah memberikan ilmunya untuk bersaing di dunia kerja. (Kik)










