BERAU, LINGKARKALTIM: Panggung Darma Festival Teater (DaFT) ke 5 Tahun 2026, sukses digelar. Kegiatan untuk ruang kompetisi dan apresiasi para seniman teater tingkat pelajar SMP, SMA di se-Kalimantan Timur-Kalimantana Utara (Kaltimtara) tersebut dihelat 21 hingga 25 September 2026 di Gedung Busak Malur Jalan Pemuda, Berau. Melalui kompetisi yang rutin dilaksanakan tiap tahun tersebut, menjadi sektor seni pertunjukan berpeluang dikembangkan menjadi atraksi budaya, mengenalkan sejarah daerah, sekaligus bagian dari penguatan pariwisata dan ekonomi kreatif Berau.
Mengusung tema “Muda Bersuara, Muda Berkarya”, DaFT menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan melalui seni peran.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budisantosa, menilai perkembangan teater pelajar menunjukkan arah yang positif. Ketika dikemas menjadi pertunjukan, sejarah lokal berpotensi menjadi bagian dari pengalaman wisata yang ditawarkan kepada masyarakat maupun wisatawan.
“Inilah yang membuat seni teater memiliki peluang untuk masuk ke dalam ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif.DaFT 5 2026 pada akhirnya tidak hanya meninggalkan daftar penerima penghargaan,”ungkap Yudha Budi Santoso, saat malam anugerah DaFT 5 2026, Jumat (25/9/2026) malam.
Festival ini juga tambahnya ,menunjukkan adanya ruang tumbuh bagi generasi muda Berau dan daerah lain di Kalimantan untuk mengembangkan kemampuan seni pertunjukan.Di atas panggung, mereka belajar menyampaikan gagasan, memainkan karakter, bekerja dalam tim, sekaligus mengolah cerita menjadi sebuah karya.Jika ruang tersebut terus diperluas, bukan tidak mungkin dari panggung festival pelajar akan lahir aktor, sutradara, penulis naskah, penata artistik, hingga pelaku industri kreatif baru.
“Terlebih, ketika materi pementasan mulai diarahkan untuk menggali sejarah dan budaya lokal, teater dapat memainkan dua peran sekaligus: menjadi ruang kreativitas anak muda dan menjadi media untuk memperkenalkan identitas Berau,”tukasnya lagi.
Dengan dukungan fasilitas, perluasan peserta, dan keberanian menggali cerita lokal, DaFT memiliki peluang untuk tumbuh menjadi lebih dari sekadar festival tahunan.Dari panggung pelajar, teater Berau kini punya peluang untuk melangkah menuju panggung pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
“Namun, bagi Pemerintah Kabupaten Berau, geliat tersebut menyimpan potensi yang lebih jauh. Jika dikembangkan secara konsisten, panggung teater dapat menjadi salah satu cara baru untuk membawa cerita Berau keluar dari buku sejarah dan memperkenalkannya kepada masyarakat melalui pertunjukan yang lebih hidup,”tutunya. (riel)










