KUKAR, LINGKARKALTIM: Kasus kematian seorang warga berinisial I di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mulai menemukan titik terang. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Satlantas Polres Kukar tidak menemukan satu pun bukti petunjuk yang mengarah pada kecelakaan lalu lintas.
“Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan gelar perkara pada Minggu dini hari, ditemukan petunjuk kuat adanya dugaan tindak pidana pengeroyokan,” kata Kabid Humas Polda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro.
Ia menjelaskan pendalaman kasus terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan dari Polsek Tabang, Satreskrim Polres Kukar, dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim.
Saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Tabang dipastikan terkendali tanpa ada konsentrasi massa.
Kepolisian mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang dan tidak bertindak main hakim sendiri.
Sementara Camat Tabang, Asmi Riyandi Elvandar, mengungkapkan bahwa unsur pimpinan Kecamatan, aparat kepolisian, serta jajaran tokoh adat telah menggelar pertemuan mediasi di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Tabang pada Minggu sore sekitar pukul 14.00 WITA.
Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Timur beserta seluruh kepala adat sepakat menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian.
“Hasil kesepakatan tadi, seluruh tokoh adat yang dinakhodai Sekum DAD Kaltim bersepakat menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada kepolisian. Kami meminta masyarakat untuk bersabar menanti proses yang sedang berjalan,” ujar Asmi.
Asmi menambahkan, empat orang dimintai keterangan di Polres Kukar saat ini masih dalam proses pemeriksaan intensif.
“Informasi terakhir ada empat orang yang diamankan sebagai terduga. Prosesnya masih berkembang terus untuk mendalami siapa saja yang terlibat,” tuturnya.
Ia juga mengimbau warga Tabang agar tidak termakan isu liar atau provokasi SARA yang beredar di media sosial. Asmi menegaskan bahwa situasi di Kecamatan Tabang saat ini aman dan kondusif.
“Isu-isu liar di media sosial itu tidak benar. Keadaan Kecamatan Tabang baik-baik saja dan kondusif. Kami minta warga mempercayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian,” tegasnya. (Dill)










