KUKAR, LINGKARKALTIM: Anggota DPRD Kukar Desman Minang Endianto optimis APBD 2027 bisa maksimal.
Sementara dari hasil rapat paripurna belum lama ini, terkait penyampaian prognosis APBD 2027 mencapai sekitar Rp. 5,4 Triliun.
Ia mengatakan, saat ini pemerintah daerah terus berupaya memaksimalkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Prognosis yang disampaikan Rp. 5,4 Triliun tersebut diyakini akan bertambah.
Sebab, masih ada nilai tambahan dari Bantuan Keuangan pemerintah provinsi Kalimantan Timur.
“Bisa jadi APBD 2027 itu bisa melebihi tahun berjalan ini (2026) atau sama dengan saat ini,” katanya pada Lingkarkaltim,di Tenggarong, Sabtu (8/8/2026).
Pihaknya menginginkan pembangunan daerah bisa dilakukan secara maksimal, baik pada sektor infrastruktur, pertanian, kesehatan, pendidikan dan lainnya.
“Banyak temuan atau keluhan masyarakat yang disampaikan, baik dibidang pertanian, kesehatan hingga infrastruktur,” ucapnya.
Keluhan tersebut akan diperjuangkan dan disampaikan dalam pembahasan Badan Anggaran (Banggar).
“Kita akan perjuangkan dan yang merealisasikannya ialah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” ujarnya.
Terpisah, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani menjelaskan, ada beberapa yang menjadi perhatian serius dalam pembahasan KUA-PPAS nantinya diantaranya, pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan lainnya.
“Masih banyak infrastruktur jalan kita yang masih rusak, untuk itu ini menjadi perhatian bersama,” jelas Ahmad Yani.
Menurutnya, infrastruktur ini menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Jika infrastruktur rusak ini tak segera ditangani, maka ini menjadi persoalan atau menghambat aktivitas masyarakat.
“Jalan antar wilayah menjadi prioritas, termasuk pembangunan jembatan Sebulu,” ungkapnya. (Kik)










