Akses Jalan Rusak dan Alsintan Terbatas, Hambat Produktivitas Petani di Sebuntal

Kawasan lahan pertanian di Kukar (Kiki/Lingkarkaltim)
Kawasan lahan pertanian di Kukar (Kiki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Harapan petani di Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), untuk meningkatkan produksi padi masih terkendala minimnya sarana dan prasarana pertanian.

Kepala Desa Sebuntal, Dody Linpotinar, menegaskan, persoalan utama yang dihadapi petani saat ini adalah kondisi jalan usaha tani yang rusak serta keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Read More
banner 300x250

Pasalnya, kawasan pertanian di desa tersebut tergolong luas dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

“Jalan usaha tani masih sulit dilalui dan alsintan masih kurang. Sementara lahan pertanian kami cukup luas,” tegasnya, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, perbaikan infrastruktur pertanian akan berdampak langsung terhadap peningkatan hasil panen, khususnya padi sawah.

Saat ini petani Sebuntal mampu melakukan panen dua kali dalam setahun. Namun dengan dukungan sarana yang memadai, bukan tidak mungkin frekuensi panen dapat ditingkatkan menjadi tiga kali setahun.

“Kalau sapras terpenuhi, kami optimistis masa panen bisa tiga kali dalam setahun,” ujarnya.

Selain persoalan fisik, desa juga menghadapi tantangan regenerasi petani. Minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian dinilai masih rendah. Padahal, sektor ini memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

“Kami perlu dukungan agar anak-anak muda tertarik mengembangkan pertanian. Ini sektor penting untuk kebutuhan pangan,” tambahnya.

Pemerintah Desa Sebuntal telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar guna mendorong peningkatan dukungan terhadap petani setempat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Distanak Kukar, Muhammad Rifani, memastikan pemerintah daerah tetap berkomitmen mendukung sektor pertanian di seluruh kecamatan.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan alsintan, pupuk, serta pembangunan infrastruktur pertanian setiap tahun, menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

“Setiap tahun ada pembangunan infrastruktur pertanian yang tersebar di seluruh kecamatan,” jelasnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah desa dan daerah, petani Sebuntal berharap hambatan yang selama ini dihadapi dapat segera teratasi, sehingga potensi pertanian di wilayah tersebut dapat berkembang lebih optimal. (Kik)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *