Disdikbud Kukar Gelar Lomba Lagu Daerah SMP 2025, Dorong Pelajar Cintai Budaya Lewat Musik

Pelajar SMP di Kutai Kartanegara berkreasi mencipta lagu daerah dalam ajang Lomba Lagu Daerah 2025.
Pelajar SMP di Kutai Kartanegara berkreasi mencipta lagu daerah dalam ajang Lomba Lagu Daerah 2025.
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan kembali menggelar Lomba Lagu Daerah Jenjang SMP Tahun 2025, sebagai upaya menumbuhkan kecintaan pelajar terhadap budaya lokal melalui karya musik kreatif.

Lomba ini diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan rasa bangga terhadap daerahnya, sekaligus menjaga kelestarian warisan budaya Kutai Kartanegara di tengah derasnya arus globalisasi.

Read More
banner 300x250

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, mengatakan bahwa musik daerah memiliki kekuatan besar dalam menyatukan nilai-nilai budaya dan membangun identitas daerah.

“Lagu daerah adalah bahasa budaya yang hidup. Melalui lomba ini, kami ingin para pelajar tidak hanya menikmati musik, tetapi juga menjadi pencipta yang menggali nilai dan keindahan daerahnya sendiri,” ujar Puji Utomo pada Jumat (10/10/2025).

Menurutnya, kegiatan ini lahir dari keprihatinan terhadap menurunnya minat generasi muda pada musik daerah. Karena itu, Disdikbud Kukar berupaya menghadirkan ruang kreatif yang menyenangkan bagi pelajar untuk mengeksplorasi budaya lokal lewat lirik dan melodi.

“Setiap karya yang tercipta bukan sekadar lagu, tetapi cermin kecintaan terhadap tanah kelahiran. Dari sinilah pelestarian budaya dimulai, lewat tangan-tangan muda yang penuh semangat,” tambahnya.

Lomba ini terbuka bagi seluruh pelajar SMP di Kukar. Peserta diberi kebebasan untuk berkreasi dengan genre dan aransemen apa pun, namun dianjurkan menampilkan unsur khas daerah, termasuk penggunaan alat musik tradisional Kutai.

Jadwal kegiatan telah dimulai sejak pengumuman lomba pada 6 Oktober 2025. Batas akhir pengumpulan lagu ditetapkan hingga 2 November 2025, sementara proses penjurian akan berlangsung pada 3–4 November. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 5 November 2025, dan malam apresiasi sekaligus penampilan karya terbaik akan digelar di Taman Titik Nol, Tenggarong, pada 11 November 2025.

Enam karya terbaik akan ditampilkan di hadapan publik dan dewan juri, serta berhak atas total hadiah senilai Rp16,5 juta dan sertifikat penghargaan resmi dari Disdikbud Kukar. Seluruh karya peserta juga akan didokumentasikan sebagai bagian dari upaya pelestarian musik daerah.

Puji menegaskan, melalui ajang seperti ini, Disdikbud Kukar ingin menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak harus dilakukan dengan cara konvensional. Musik dapat menjadi jembatan yang menghubungkan generasi muda dengan akar budayanya.

“Kami percaya, kreativitas anak muda adalah kunci agar musik daerah tidak punah. Dengan semangat ini, budaya Kutai Kartanegara akan terus hidup dan dikenal hingga ke generasi berikutnya,” tutupnya. (WAN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *