Kukar Siap Selaraskan Sektor Pendidikan dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto

Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) siap menyelaraskan pembangunan sektor pendidikan dengan program Asta Cita yang diusung Presiden RI Prabowo Subianto.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah mengatakan bahwa arah kebijakan pendidikan nasional harus diterjemahkan secara konkret oleh pemerintah daerah, mulai dari tingkat kabupaten hingga satuan pendidikan.

Read More
banner 300x250

“Program Asta Cita dari Presiden harus selaras dan diterjemahkan oleh kepala daerah sampai ke bawah,” ucap dia, Selasa (5/5/2026).

Salah satu fokus utama adalah memastikan kualitas lingkungan belajar.

Ia menyebut, sangat penting untuk menghadirkan ruang kelas yang nyaman, bersih, dan mendukung proses belajar mengajar secara optimal.

“Anak-anak harus dipastikan belajar di ruang kelas yang nyaman dan bersih, sehingga mereka bisa menyerap pelajaran dengan baik,” ucap Heriansyah.

Selain itu, lanjut dia, pemenuhan tenaga pendidik juga menjadi perhatian serius.

Tidak hanya dari sisi jumlah, kualitas dan kompetensi guru dinilai harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab tantangan pendidikan.

“Kita memastikan secara kuantitas guru terpenuhi, sekaligus meningkatkan kualitas dan kompetensi mereka,” tuturnya.

Dari sisi anggaran, Pemkab Kukar berkomitmen dengan mengalokasikan sekitar 23 persen dari total APBD untuk sektor pendidikan.

Angka tersebut melampaui ketentuan minimal nasional sebesar 20 persen, sekaligus menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Alokasi tersebut mencakup berbagai program strategis, termasuk beasiswa pendidikan yang menyasar seluruh jenjang, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi.

“Ini bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan,” kata dia.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan pendidikan di Kukar tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter.

Menurutnya, sistem pendidikan harus dirancang secara menyeluruh (by design) agar mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas.

Kata dia, ada tiga pilar utama dalam mencetak SDM unggul di Kukar.

Pertama, integritas yang mencakup kejujuran, rasa hormat, kerja keras, dan kemandirian.

Kedua, kemampuan teknis atau keterampilan (skill) dalam dunia kerja.

Ketiga, kompetensi yang diakui secara formal melalui sertifikasi nasional.

“Anak-anak kita harus punya integritas, skill, dan kompetensi. Itu tiga hal penting untuk menciptakan SDM unggul,” jelas Heriansyah.

Dengan penguatan pada tiga aspek utama yakni integritas, keterampilan, dan kompetensi, Pemkab Kukar optimistis dapat mencetak generasi unggul yang mampu bersaing, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan.

“Kita ingin menciptakan sistem yang utuh, agar anak-anak Kukar benar-benar siap menghadapi masa depan,” tutupnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *