KUKAR, LINGKARKALTIM: Untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia berkualitas, Pemerintah Kecamatan Samboja Barat melakukan peningkatan kapasitas pelaku usaha di 2025.
Peningkatan kapasitas itu berkolaborasi dengan pemerintah daerah baik melalui Dinas Koperasi dan UKM maupun Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar.
Camat Samboja Barat Burhanuddin mengatakan, peningkatan kapasitas pelaku usaha itu dilakukan secara bertahap, mengingat jumlah UMKM di Kecamatam Samboja Barat ini sangat banyak.
Peningkatan kapasitas tersebut merupakan upaya pemerintah Kecamatan Samboja, untuk mewujudkan UMKM naik kelas. Sehingga produk UMKM di Samboja Barat ini mampu bersaing dengan produk luar.
“Peningkatan kapasitas itu berupa pelatihan sesuai dengan usaha yang tengah digeluti, bahkan hingga teknik pemasaran,” kata Burhanuddin pada Lingkarkaltim, Jum’at (10/10/2025).
Di Kecamatan Samboja Barat ini memiliki berbagai jenis UMKM diantaranya kuliner, kerajinan tangan atau aksesoris dan lainnya. Ia mengakui, produk UMKM di sini memiliki kualitas tinggi.
Untuk itu, diperlukan dukungan penuh kepada pelaku UMKM agar usahanya makin maju dan berkembang.
Selain peningkatan kapasitas SDM, pihaknya juga melakukan pendampingan terhadap perolehan legalitas ijin usah baik Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT dan sertifikasi halal.
Pihaknya berpesan kepada pelaku usaha, untuk terus meningkatkan kualitas, kuantitas dan kapasitasnya. Agar produk yang dimiliki itu diminati konsumen.
“Kami berharap, sektor UMKM ini semakin eksis, sehingga terwujudnya masyarakat yang sejahtera,” pungkasnya. (KIK/ADV)










