KUKAR,LINGKARKALTIM: Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Kursus Mahir Lanjutan (KML) Pembina Pramuka Tingkat Lanjutan Golongan Siaga. Kegiatan ini berlangsung pada 29 September hingga 4 Oktober 2026 di Gedung Pramuka Kwarcab Kukar.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas pembina Pramuka, khususnya yang menangani golongan Siaga di tingkat gugus depan maupun kwartir ranting.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar yang juga merupakan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutai Kartanegara, Aji Ali Husni, mengatakan KML diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan pengalaman kepada para pembina.
“Harapannya, dengan adanya Kursus Mahir Lanjutan tingkat Siaga, pembina-pembina yang membina adik-adik Siaga ini memiliki kualifikasi sebagai pembina Siaga, sekaligus memiliki ilmu dan pengalaman terkait pembinaan Siaga,” ujarnya, Selasa (29/9/2026).

Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama mengikuti kursus tidak berhenti di kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterapkan di gugus depan masing-masing. Dengan begitu, pembinaan peserta didik diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan berkualitas.
Aji Ali juga menekankan pentingnya pembinaan yang mampu mendorong lahirnya Pramuka Garuda Siaga. Menurut dia, Pramuka Garuda dapat menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pembinaan kepramukaan.
“Pramuka Garuda itu bagian dari tolok ukur pembinaan. Jadi, kualitas Pramuka salah satunya dapat dilihat dari bagaimana kita menghasilkan Pramuka Garuda. Bukan sebanyak mungkin, tetapi sebaik mungkin, karena Pramuka Garuda merupakan Pramuka yang melalui proses seleksi,” jelasnya.
Pembinaan tidak hanya berfokus pada golongan Siaga. Para pembina juga diharapkan mampu mengembangkan kegiatan kepramukaan pada golongan Penggalang, Penegak, hingga Pandega.
Karena itu, pembina dituntut lebih kreatif dalam menghadirkan kegiatan yang menarik dan menantang.
Hal tersebut dinilai penting agar Pramuka tetap menjadi wadah yang diminati generasi muda untuk belajar, berorganisasi, beraktivitas, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sementara, Kepala Bidang Kepramukaan Dispora Kukar, Nopan, mengatakan kesiapan pembina menjadi salah satu faktor penting dalam penguatan pembinaan Pramuka di daerah.
Ia menyebut, masih terdapat pembina di sejumlah kecamatan yang belum pernah mengikuti KML khusus golongan Siaga. Padahal, sebelumnya Kwartir Ranting di 20 kecamatan telah mendapatkan surat edaran terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Harapannya, pembina-pembina baru yang ada di kecamatan dan belum pernah mengikuti KML Siaga bisa ikut. Namun, kembali lagi kepada kesiapan dan kemauan pembina itu sendiri,” tuturnya.
Pada pelaksanaan kali ini, KML Siaga diikuti 33 peserta dari 12 kecamatan, yakni Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Sebulu, Loa Janan, Muara Kaman, Samboja, Muara Jawa, Kembang Janggut, Kota Bangun Darat, Muara Badak, dan Anggana. Peserta terdiri atas delapan putra dan 25 putri.
Nopan berharap peserta dapat membawa ilmu yang diperoleh selama kursus ke kwartir ranting dan gugus depan masing-masing.
“Harapannya, mereka kembali ke tempat masing-masing dan bisa melaksanakan pembinaan kepada peserta didik Siaga secara benar, baik dari sisi keterampilan maupun teknik kepramukaan,” pungkasnya.
Dengan pembekalan tersebut, pembina diharapkan semakin siap menciptakan kegiatan kepramukaan yang menarik sekaligus mendorong peserta didik berkembang menjadi Pramuka Siaga yang mandiri dan berkualitas.(adv/dil)










