PS Pemuda Tenggarong Bidik Prestasi di Piala Soeratin U13, U15, dan U17

Ketua Umum dan Pembina PS Pemuda Tenggarong (Foto : Hadfiz/Lingkarkaltim)
Ketua Umum dan Pembina PS Pemuda Tenggarong (Foto : Hadfiz/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Prestasi membanggakan ditorehkan PS Pemuda Tenggarong setelah berhasil meraih peringkat ketiga pada ajang Piala Soeratin U13 tingkat nasional. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi klub untuk terus memperkuat pembinaan pemain muda dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada kelompok usia berikutnya.

Ketua Umum PS Pemuda Tenggarong, H. Arifin Noor, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih para pemain. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pembina PS Pemuda Tenggarong, H. Nurul Amin, yang telah memberikan dukungan terhadap perjalanan tim hingga mampu bersaing di tingkat nasional.

Read More
banner 300x250

“Alhamdulillah, kita bisa finis di peringkat ketiga Piala Soeratin U13 tingkat nasional. Terima kasih kepada pembina kita, Pak Amin, yang selama ini banyak membantu sehingga PS Pemuda bisa berada di posisi ini,” ujar Arifin Rabu (28/10/2026).

Menurutnya, prestasi tersebut bukanlah akhir dari perjalanan klub, melainkan menjadi titik awal untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan mencetak pemain-pemain potensial asal Kutai Kartanegara (Kukar).

Arifin menjelaskan, PS Pemuda Tenggarong berada di bawah naungan Sekolah Sepak Bola (SSB) Pemuda yang secara rutin melaksanakan latihan tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pembinaan dilakukan secara berjenjang, mulai dari kelompok usia dini hingga kelompok usia yang lebih tinggi.

“Kita tetap rutin melakukan latihan dan pembinaan. Harapannya, pada Piala Soeratin berikutnya, PS Pemuda bisa kembali lolos ke tingkat nasional, baik untuk kelompok U13, U15, maupun U17,” jelasnya.

Ia menilai, Kukar memiliki banyak talenta muda yang berpotensi berkembang menjadi pemain sepak bola berkualitas. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan pola latihan yang tepat, pembinaan berkelanjutan, serta evaluasi yang dilakukan secara konsisten.

Evaluasi juga dilakukan secara bertahap oleh para pelatih yang menangani masing-masing kelompok usia. Dengan demikian, pemain yang telah mengikuti pembinaan di kelompok U13 diharapkan dapat melanjutkan perkembangan kemampuan mereka ketika naik ke kelompok U15 dan seterusnya.

Arifin menambahkan, PS Pemuda Tenggarong terbuka bagi anak-anak yang ingin bergabung dan mengembangkan kemampuan sepak bola. Klub tersebut dibentuk sebagai wadah pembinaan bagi pemain muda agar memiliki kesempatan untuk berkembang dan berprestasi.

Sementara itu, Pembina PS Pemuda Tenggarong, H. Nurul Amin, mengatakan pihaknya tidak ingin berlama-lama larut dalam euforia keberhasilan meraih peringkat ketiga di tingkat nasional. Pengurus akan segera menyusun program pembinaan untuk mempersiapkan pemain menghadapi Piala Soeratin tahun berikutnya.

Menurutnya, pembinaan akan difokuskan pada pemain usia 11–12 tahun sebagai persiapan menghadapi kompetisi kelompok U13. Selain latihan rutin, pengurus juga berencana menyusun agenda pertandingan dan berbagai kegiatan sepak bola di Tenggarong untuk menambah pengalaman bertanding para pemain.

“Alhamdulillah, PS Pemuda bisa masuk tiga besar nasional. Namun, kita tidak boleh terlalu lama bereuforia. Ke depan, kita akan melakukan pembinaan terhadap anak-anak usia 11–12 tahun untuk persiapan Piala Soeratin tahun depan,” kata Nurul Amin.

Ia mengakui, PS Pemuda Tenggarong masih menghadapi tantangan ketika harus bersaing dengan klub-klub besar yang memiliki akademi sepak bola profesional, seperti Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya. Klub-klub tersebut dinilai memiliki sistem pembinaan serta pengalaman kompetisi yang lebih matang.

Meski demikian, Nurul Amin optimistis talenta lokal Kukar mampu bersaing apabila mendapatkan pembinaan yang tepat dan kesempatan bertanding secara berkelanjutan.

“Kita sangat percaya dengan potensi pemain lokal di Tenggarong dan sekitarnya. Harapannya, kita bisa terus membawa nama baik Kalimantan Timur, khususnya Kutai Kartanegara, di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kukar, organisasi perangkat daerah terkait, serta berbagai pihak lainnya dapat memberikan dukungan terhadap program pembinaan PS Pemuda Tenggarong.

Dukungan tersebut dinilai penting agar proses pembinaan berjalan lebih optimal, sehingga pemain muda Kukar memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan bersaing dengan klub-klub sepak bola profesional lainnya. (Ahk)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *